Kukar, Busam.ID – Hingga memasuki hari ke – 6, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya keras melakukan penyisiran untuk mencari satu korban kapal tenggelam Kapal TB Rahmat Nur, di perairan Sungai Kedang Kepela, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (30/11/2022).
Untuk memperluas pencarian, tim SAR Gabungan dibagi menjadi 4 sekotr, di mana keempat sektor tersebut melakukan penyisiran hingga radius 12 kilometer dari titik lokasi korban dilaporkan tenggelam.
Koordinator unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi mengatakan upaya pencarian telah dilakukan hingga radius 12 kilometer dari titik lokasi termasuk pembagian tim menjadi 4 sektor
“Sampai hari ke-6, operasi pencarian masih nihil namun di satu sektor dari pihak keluarga distandbykan di daerah Ulaq Besar,” terang Riqi melalui sambungan telepon.
Proses pencarian sempat terkendala dengan turunnya hujan pagi hari, namun saat hujan berhenti tim SAR Gabungan langsung melakukan penyisiran.
“Selain faktor hujan, arus sungai yang cukup deras kembali menjadi kendala kami saat melakukan penyisiran,” ungkapnya.
Hingga waktu yang telah ditentukan, pencarian hari ke 6 dihentikan dan korban masih belum ditemukan.
Diberitakan sebelumnya, dua dari tiga orang yang hilang saat kapal TB Rahmat Nur penarik tongkang tenggelam akibat putaran arus sungai berhasil di temukan di lokasi yang berbeda.
Usai dievakuasi, kedua korban langsung di bawa ke rumah duka untuk di semayamkan dan selanjutnya di makamkan. (zul)
Editor: Redaksi BusamID








