Samarinda, Busamtv – Kepolisian Resor Kota Samarinda menggelar silaturahmi bersama admin media sosial (Medsos) Samarinda, Jumat siang (24/9/21).
Kegiatan yang digelar di ruang Rapat Kapolresta Samarinda itu juga dihadiri Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto, S.I.K., dan PJU Polresta Samarinda, Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasi Humas, KBO Sat Reskrim, Humas dan para admin Medsos Samarinda.
AKBP Eko mengatakan, kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi dan untuk meningkatkan sinergitas yang selama ini terjalin dengan baik.
”Kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan, selain sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi juga untuk menjalin komunikasi agar lebih kekeluargaan antara Polri dan rekan-rekan admin Medsos, sehingga komunikasi pun lebih santai dan nyambung,” ujarnya.

Dalam keakraban tersebut, Eko berbagi informasi dan mendengarkan masukan hingga melakukan sesi tanya jawab bersama admin Medsos Samarinda.
”Suasana seperti ini kan lebih nyaman jadi kita bisa sharing atau berbagi informasi dengan santai, jadi jika selama ini mungkin ada misskomunikasi, kita sama-sama maklum, tapi dengan kita ngobrol santai seperti ini semuanya kan jadi clear,” jelasnya.
Sementara, salah satu admin Medsos, mengapresiasi kegiatan silaturahmi dengan Polresta Samarinda tersebut.
Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan karena sejatinya media sosial dengan Polri adalah mitra kerja dan saling membutuhkan.
Silaturahmi penting terlebih dengan kesibukan tugas masing- masing, hingga komunikasi pun kerap tersendat.
”Kegiatan silaturahmi seperti ini baik sekali untuk kemitraan antara media sosial dan Polri, secara pribadi saya sangat berterimakasih kepada Bapak Wakapolresta Samarinda dan Jajaran serta Humas Polresta Samarinda yang sudah menyempatkan diri di tengah kesibukannya untuk meluangkan waktu silaturahmi bersama kami,” tutur salah satu admin.
Sebagai penutup, Wakapolresta Samarinda memberikan menghimbau agar para admin medsos dalam memrilis pemberitaan lebih bijak dan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Seluruh pegiat media sosial harus memberikan informasi yang objektif, tidak mengandung sara, rasisme dan hoax, cermat dalam bersosial media, demi menciptakan Kota Samarinda yang nyaman, damai dan aman,” bebernya lagi.
(*)(Hmspol/Ryn/Tw)








