Pelabuhan Samarinda Dan Balikpapan Jadi Pilot Project Penerapan Single Submission

BusamID
Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian RI Bambang ketika mengunjungi Pelabuhan Semayang Balikpapan, Jumat (25/11/2022). (foto by man)

Balikpapan, Busam.ID – 14 pelabuhan di Indonesia mulai menerapkan Layanan Single Submission Quarantine Customs (SSm QC/SSm Pabean Karantina).

Kebijakan ini merupakan komitmen pemerintah untuk melaksanakan percepatan perluasan layanan SSm Quarantine Customs dalam rangka pemangkasan birokrasi dan peningkatan layanan di kawasan pelabuhan sesuai Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Tahun 2021-2022.

Ke-14 pelabuhan yang akan memberlakukan SSm Quarantine Customs secara mandatory ini adalah Pelabuhan Tanjung Priok, Belawan, Surabaya, Makassar, Semarang, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Pontianak, Balikpapan, Batam, Cilegon, Samarinda, dan Kendari.

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian RI Bambang menjelaskan, di tahun 2022 ini, pihaknya menetapkan ploting secara ekosistem implementasi nasional logistik ekosistem di 14 pelabuhan.

Dari 14 pelabuhan itu, ada 10 pelabuhan yang menerapkan single submission yang terintegrasi untuk impor dan ada 4 pelabuhan yang ditetapkan sebagai SSm QC/SSm Pabean Karantina untuk ekspor.

“Untuk import sudah berjalan di pelabuhan-pelabuhan besar kita, sehingga data impor kita sudah keluar satu, jadi data yang dikeluarkan bea cukai itu juga yang dikeluarkan oleh pertanian. Sekarang sedang upaya akselerasi untuk ekspor sehingga data sama dengan data impor,” ujarnya Bambang dalam kunjungan ke Pelabuhan Semayang Balikpapan, Jumat (25/11/2022).

Untuk saat ini, lanjutnya, data ekspor belum semuanya tercatat karena datanya baru 64 persen.

Selebihnya belum terdaftar, padahal rujukan UU No 2 tahun 2019 tentang karantina, produk hayati, baik yang dilakukan tindakan karantina atau tidak harus tercatat di aplikasi.

Ada pelabuhan yang menjadi pilot project penerapan SSm QC/SSm Pabean Karantina itu yakni Semayang Balikpapan, Nusantara Bali, Samarinda dan Kendari.

“Saya berharap bisa terlaksananya akhir Desember 2022 ini,” ucapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *