Samarinda – Busam.tv– Rama Sabturi fighter asal Samarinda mengaku kecewe dikarenakan pertandingannya di One Pride MMA melawan fighter Agung Maulana yang seharusnya berlangsung Jumat (28/8/2021) dibatalkan.
Head Coach Sudirman Akbar selaku pihak manajemen Rama Sabturi mengatakan pertandingan itu dibatalkan akibat lawannya atas nama Agung Maulana kelebihan Berat Badan yang tidak sesuai dengan standar pertandingan.
Head Coach Sudirman pun menyebutkan bahwa sebenarnya pertarungan itu berada pada kelas 70 namun fighter Agung Maulana kelebihan Berat Badannya hingga mencapai 8 Kg.
“Itu kan sebenarnya kelas 70. Tapi lawannya itu beratnya sampai 77 atau 78, makanya dibatalkan,” ucap pihak manajemen.
Selanjutnya Pihak Manajemen fighter Rama Sabturi merasa kecewa dan dirugikan akibat batalnya pertandingan tersebut. Hal itu dikarenakan sebelum pertandingan, mereka sudah mempersiapkan semuanya hampir 3 bulan.

“Jujur kami kecewa. Karena kan kita sudah persiapkan sejak 3 bulan yang lalu. Rama juga demikian, sudah latihan dan begitu maksimal menjaga fisik tapi malah batal,” sebutnya.
Ia melanjutkan, pembatalan tersebut dilakukan menjelang H-1 pertandingan berlangsung. Sempat diisukan untuk mencari lawan pengganti namun pihak manajemen fighter Agung Maulana tidak menyanggupi untuk mencarikan pengganti.
“H-1 baru dibatalkan. Sekitar habis maghrib baru kita dikabari kalau Agung Maulana tidak diperbolehkan untuk bertarung karena kelebihan berat badannya. Dari mereka juga kesulitan mau cari pengganti karena masih PPKM kemarin,”tutupnya.
Disisi lain, Rama Sabturi menambahkan perlu ada teguran atau peringatan dari pihak penyelenggara terhadap fighter yang melakukan hal demikian.
“Ya seharusnya dikasih peringatan. Kalau bisa langsung si blacklist karena merugikan pihak lain,” tutupnya.(*)(Kaka Nong/Tw)








