Samarinda, Busam.ID – Awal Tahun 2023, sejumlah bahan pokok diinformasikan mengalami kenaikan harga. Busam.ID saat melakukan pemantauan di Pasar Segiri Samarinda, Rabu (4/1/2023) bahan pokok seperti beras, telur ayam dan cabai alami kenaikan harga tersebut.
Dari pengakuan sejumlah pedagang, kenaikan dikarenakan cuaca ekstrem sehingga pengiriman barang dari luar Samarinda melalui laut terkendala.
Kahar, salah seorang pedagang beras dan telur mengaku, kenaikan beras dan telur itu terjadi sejak bulan Desember 2022 lalu. “Harga beras premium awalnya diharga Rp 275 ribu, kini naik menjadi 285 ribu. Sedangkan untuk harga beras medium tidak alami kenaikan,” terang Kahar.
Kahar menambahkan, selain dari faktor cuaca, beras yang didatangkan dari Sidrap Sulawesi Selatan memasuki masa panen akhir Januari atau awal Februari.
Untuk harga komoditi telur didatangkan dari Surabaya. Sebelum mengalami kenaikan, per piringnya Rp 55 ribu dan sekarang naik menjadi Rp 58 ribu. “Harga di sana naik juga karena kebutuhan Bansos dan produksi berkurang karena usia ayamnya,” ucapnya.
Sementara itu harga cabai juga mengalami kenaikan, hal tersebut diungkapkan pedagang cabai, Arifin saat ditemui Busam.ID di lapak jualannya.
“Harga cabai saat ini mencapai Rp 60 ribu dari harga sebelumnya Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu,” terang Arifin.
Terutama harga cabai rawit yang mengalami kenaikan itu, yang awalnya berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu per kilonya saat ini naik menjadi Rp 60 ribu.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas mengatakan, beras mengalami kenaikan namun masyarakat diminta jangan “Panic Buying”.
“Kadang-kadang inflasi kenaikan barang tersebut faktor panic buying, kalau karena produksi yang kurang itu sudah jauh-jauh hari diantisipasi,” terangnya.
Namun dirinya mengakui kenaikan harga bahan pokok ada mengalami kenaikan akibat cuaca buruk. “Kalau beras memang ada kenaikan namun kami langsung turunkan Bulog, memang untuk transportasi terhambat lantaran gelombang di laut cukup tinggi hingga 6 meter,” ucapnya. (zul)
Editor: Redaksi BusamID








