Sekprov Sebut, Sejuta Pemilih di Kaltim Berusia di Bawah 30 Tahun

BusamID
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni saat di acara Bakohumas se-Kalimantan Timur di Balikpapan, Senin (10/7/2023). (by heri)

Balikpapan, Busam.ID – Dari sekitar 2,5 juta pemilih di Kaltim pada gelaran pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang, satu juta orang di antaranya adalah anak muda yang masih berusia di bawah usia 30 tahun.

“Tentu anak muda ini didekati dengan cara kekinian agar mau berpartisipasi dalam Pemilu serentak nanti. Pola publikasi harus menyentuh apa yang menjadi karakter mereka,” kata Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni di acara Forum Bakohumas se-Kalimantan Timur di Hotel Swiss Bell Balikpapan, Senin (10/7/2023).

Untuk itu Sri berharap seluruh instansi terkait memanfaatkan anak-anak usia muda di lingkungan kerjanya masing-masing untuk diikutsertakan dalam menyosialisasikan Pemilu menyongsong agenda nasional tersebut.

“Gunakan anak-anak muda untuk menjadi kaki tangan kita. Ada informasi Pemilu biarkan anak muda yang mengelolanya menjadi sebuah news atau postingan di media sosial ala anak muda. Nantinya mereka tidak hanya menjadi penyebar informasi untuk sosialisasi Pemilu, tapi juga akan menjadi orang yang menangkal hoax,” ungkapnya.

Dengan upaya tersebut, Sri berharap satu juta pemilih milenial di Kaltim mau menggunakan hak suaranya.

Dengan demikian tingkat partisipasi pemilih di Kaltim juga meningkat. Sebab, pada beberapa periode pemilihan partisipasi masyarakat Kaltim sangat rendah, di bawah rata-rata nasional.

“Rata-rata nasional partisipasi pemilih itu 75 persen. Dan Kaltim selama beberapa periode pemilihan tidak pernah menyentuh angka 70 persen. Pernah sekali 2019 itu 75 persen, sebelumnya 61 persen, bahkan pernah 55 persen. Kemudian 2020 hanya 61 persen,” ucapnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *