Berau, Busam.ID – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas melakukan pembukaan secara resmi Jembatan Sambaliung untuk kendaraan roda empat, Kamis (14/9/2023). Didampingi Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis dan Ketua DPRD Berau Madri Pani, ratusan kendaraan dilepas untuk melintasi jembatan yang telah direnovasi sejak Juni 2023 lalu tersebut.
Bupati memegang bendera hitam putih, di sempadan Jembatan Sambaliung, kemudian dia mengucap kalimat syahadat sebelum ratusan kendaraan melintas.
“Mari kita ucapkan syahadat dan salawat ‘allahummas shalli ‘ala muhammadin wa ala alihi wa sallim,” kata Bupati sembari mengangkat bendera pertanda mulai dibukanya Jembatan Sambaliung tersebut untuk umum.
Hadir pula dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, Assisten III Setkab Berau Maulidiyah dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.
Dalam penyampaiannya, Bupati Sri Juniarsih menyampaikan, jembatan itu hanya dapat dilewati oleh kendaraan minibus yang berbobot rata-rata di bawah 4 ton. Sementara truk dan kendaraan berat lainnya, diminta untuk menggunakan Land Craft Tank (LCT) gratis yang hingga saat ini masih beroperasi. Diketahui operasi LCT tersebut berakhir bila jembatan rampung 100 persen.
Sebelumnya, informasi akan dibukanya jembatan tersebut disiarkan melalui surat resmi Dinas PUPR-PERA Kaltim kepada Bupati Berau, Rabu (13/9/2023). Surat dengan nomor 600.1.10/3718/BID-BM, perihal Pembukaan Jembatan Sambaliung I disebutkan bahwa terhitung sejak 7 hari beton rampung dikerjakan, diperoleh hasil bahwa kuat tahan beton mencapai 85 persen.
Dari hasil itu, merujuk dalam aturan spesifikasi umum Bina Marga Tahun 2018, serta kajian teknis konsultan. Diputuskan bila jembatan dapat dilintasi oleh kendaraan R4 dengan bobot maksimal 4 ton.
Sementara, untuk kendaraan di atas 4 ton. Diperbolehkan melintas di Jembatan Sambaliung pada akhir September 2023 ini. (Diva/adv)
Editor: M Khaidir


