Samarinda, Busam.ID – Panik dan kecewa itulah yang dirasakan oleh kedua orang tua Vi saat mengetahui anaknya yang berusia 22 tahun itu telah membohongi mereka selama sembilan bulan.
Orang tua Vi baru mengetahui kehamilan anaknya setelah Vi membunuh bayi yang baru dia lahirkan di kamar mandi.
Hal tersebut diungkapkan Vi saat sejumlah awak media mengkonfirmasi terkait tindakannya yang tega menghabisi putra pertamanya dari hubungan gelapnya dengan sang kekasih.
Vi mengaku sampai usia kandungannya sembilan bulan, orang tuanya tidak mengetahui karena ia selalu berhasil menyembunyikan kehamilannya dengan pakaian gobor.
“Saya tinggal di rumah orang tua di Jalan Bung Tomo Kelurahan Sungai Keledang Kecamatan Samarinda Seberang, namun mereka tidak tahu kalau saya hamil bahkan saat melahirkan saya lakukan sendiri di dalam kamar mandi,” terang Vi pada media ini, Selasa (19/12/2023).
Vi mengatakan, proses dia melahirkan berjalan normal dan tanpa bantuan orang lain namun saat keluar kepala bayinya terbentur closet dan sempat tercebur hingga lemas.
“Dalam kondisi lemas bayinya tidak sempat menangis cuma bergerak-gerak saja, karena saya panik takut ketahuan, bayinya aku celupkan bagian wajahnya ke dalam gayung yang sudah saya isi dengan air hingga meninggal dunia,” terangnya.
Disinggung soal ayah kandung bayi tersebut, Vi mengatakan “si bapak” warga Sungai Keledang dan tidak mau bertanggung jawab.
“Kalau kejadian ini bapaknya belum mengetahuinya,” ucap Vi.
Vi menjelaskan hubungannya dengan bapak biologis anaknya berawal dari perkenalan di media sosial di tahun 2020. Kemudian keduanya baru dekat di tahun 2023.
“Kenalnya di media sosial dan tahun ini baru jalan-jalan gitu,” tutur Vi.
Vi mengaku ia sangat menyesali perbuatannya dan harus siap menghadapi hukuman yang menantinya atas kejahatan terhadap nyawa yang telah ia lakukan. (Zul)
Editor : A Risa








