Samarinda, Busam.TV – Faisal (11) korban tenggelam di sungai tepatnya di Jalan Revolusi masih dalam pencarian Tim Relawan Gabungan.
Dikabarkan Faisal tenggelam akibat terpeleset dari jembatan. Menurut keterangan yang dihimpun busamtv.com di lapangan Kamis (1/9/2021), saat peristiwa naas itu terjadi Faisal bersama dengan kedua temannya sedang bermain di atas jembatan kecil yang masih dalam perbaikan.

“Tadi mereka sedang main-main di atas jembatan itu. Dia sama temannya. Tiba-tiba dia terpeleset. Kebetulan dia tidak bisa berenang jadi langsung tenggelam,” ucap Rolis salah seorang warga yang diwawancarai busamtv.com.
Hingga berita ini diturunkan,Tim Relawan Gabungan dari Unit Siaga SAR Samarinda, Inafis Polresta Samarinda, Jajaran Satsamapta Polresta Samarinda, Polsek Sungai Kunjang, Disdamkar masih melakukan pencarian.
Dari pihak keluarga menyebutkan, korban tinggal bersama dengan orang tuanya di Jalan Juanda Samarinda. Dia hendak mengikuti pengajian di rumah neneknya yang berada di jalan Revolusi 1, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.
“Rumahnya di Juanda. Tadi dia kesini karena mau pengajian di rumah neneknya,” tutur salah satu keluarganya.
Kelurga korban melanjutkan peristiwa itu terjadi sekitar jam 2 siang dan sampai saat ini Pihak Relawan masih melakukan pencarian disekitaran sungai tempat tenggelamnya si korban.
“Kira-kira jam 2 an tadi. Selesai orang sholat dzuhur. Ini teman-teman Relawan masih mencari,” tuturnya.

Koordinator Basarnas Kaltim, Riqi menyampaikan sementara ini dari warga sekitar dan relawan telah melakukan pencarian. Dan dari pihak Basarnas menurunkan 2 penyelam dari Basarnas Kaltim diturunkan untuk melakukan pencarian.
“Sore hari ini kita akan lakukan pencarian. Tadi rekan-rekan ataupun warga sekitar sudah melakukan penyisiran manual baik tadi menyelam maupun menyisir di sekitaran sungai. Selanjutnya kita akan lakukan penyelaman di dasar sungai,” pungkasnya

Ia melanjutkan proses pencarian sedikit terganggu, dikarenakan air sungai yang terlihat sangat keruh serta arus sungai yang cukup deras.
“Kalau kendala sih mungkin nanti penglihatan di dasar yah. Karena kita lihat airnya lumayan keruh apalagi ini arus sungai cukup deras,” tutupnya.(*)(Kaka Nong/Tw)








