Samarinda, Busam.ID – Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim sedang memprioritaskan pembangunan perkebunan di Kalimantan Timur dengan cara mengadakan program kegiatan yang akan meningkatkan kualitas, kuantitas, mutu, konsistensi, efisiensi dan efektivitas pengelolaan sumber daya yang dimiliki secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Adapun program terbaru yang tengah dilakukan oleh Disbun Kaltim adalah dengan menggelar Training of Trainer (TOT) bagi petugas pendamping perkebunan kabupaten/kota di Hotel Harris Samarinda pada Senin (13/3/2023).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Asmirilda menjelaskan bahwa perkebunan sebagai subsektor memiliki peran strategis yang multi dimensi.
“Sebagaimana dijabarkan dalam UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Bila dikelola dengan optimal, subsektor perkebunan akan dapat mendukung pencapaian sasaran-sasaran pembangunan pada sektor pertanian dalam arti luas,” ucapnya kepada awak media.
Terlebih menurutnya, di Provinsi Kaltim, sektor pertanian didominasi oleh subsektor perkebunan dengan komoditas utama tanaman kelapa sawit.
Berdasarkan PDRB tahun 2021, sektor perkebunan mendominasi sebesar 58,61 persen atau 4,97 persen dari total PDRB Kaltim.
“Demi tercapainya pelaksanaan pembangunan perkebunan sesuai yang direncanakan. Faktor pendorong kemajuan perkebunan rakyat saat ini yang berperan penting, adalah peran kelembagaan petani baik itu poktan, gapoktan dan lembaga usaha lainnya yang bergerak di sektor perkebunan,” imbuhnya.
Menurutnya, saat ini peran kelembagaan petani menemui beberapa kendala. Seperti, lemahnya pengeloalan manajemen kelambagaan yang produktif, lemahnya struktur kepengurusan kelembagaan petani, minimnya usaha budidaya dan juga kesulitan pemasaran hasil produksi kebun petani.
“Sehingga perlu adanya langkah lebih lanjut dalam penguatan dan pengoptimalan peran-peran dari petugas pendamping petani di tingkat pelaksana lapangan,” imbuhya.
Salah satu upaya meningkatkan peran petugas pendamping lapangan ini, kata dia, perlu adanya pendidikan atau pelatihan yang mampu menunjang kompetensi, kemampuan dan keterampilan bagi petugas pendamping.
Menyadari pentingnya peran strategis itulah, Disbun Kaltim melalui Bidang Pengembangan Komoditi rutin melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi SDM bagi petugas pendamping perkebunan untuk Kabupaten/Kota.
“Pelatihan seperti ini kami harapkan mampu memberikan kontribusi yang besar terkait pemberdayaan dan penguatan kelembagaan petani perkebunan menuju kearah kelembagaan ekonomi petani yang berbasis korporasi,” tutupnya.(ADV/KRV/RYAN/DISKOMINFOKALTIM)
Editor : Risa Busam.ID












