Samarinda, Busam.ID – Warga Jalan Sukorejo, Kelurahan Lempake berbondong-bondong mendatangi lokasi tambang yang diduga ilegal di lingkungan RT 42, Kamis (6/7/2022) sekitar pukul 17.00 Wita.
Salah satu tokoh masyarakat, Pujiani mengatakan, keberadaan tambang batu bara tersebut dianggap perusak lingkungan. Saat ini telah akan dijadwalkan pertemuan pihak penambang dan warga.
“Sebelum pertemuan, lokasi tersebut kami tutup dulu,” kata Pujiani.
Lurah Lempake, Nurharyanto mengaku belum mendapat laporan mengenai adanya aksi protes warganya terkait keberadaan penambangan batu bara. Hanya saja di samping pondok memang ada penambangan batu bara.
“Saya belum pernah dilaporkan, baru melihat saja. Itu biasanya ada kerja sama dengan warga di situ juga. Coba tanya ke pak RT,” singkatnya. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








