Warga Perumahan PSI Kini Kembali Nikmati Pasokan Air Bersih

BusamID
Kondisi air yang mengalir di rumah seorang warga di Perum PSI. Ft by Dok. Lily

Samarinda, Busam.ID – Setelah insiden pipa PDAM yang terputus diikuti kunjungan sidak Walikota Samarinda Andi Harun ke Jalan PM Noor, kabar baik datang dari warga Perumahan Pondok Surya Indah.

Warga PSI mengabarkan air bersih sudah mengalir normal ke perumahan mereka.

Busam.ID saat mengunjungi Perum PSI, menyaksikan bahwa pasokan air bersih kini telah kembali mengalir di perumahan tersebut.

Lily seorang warga Perumahan PSI dan Anang, Ketua RT 30 Perum PSI berbagi kabar baik ini pada Busam.ID.

“Alhamdulillah mas Ryan, sekarang air sudah ngalir lagi. Akhirnya lega, aliran airnya pun cukup deras walaupun belum 24 jam mengalirnya,” ungkap Lily.

Dia juga menambahkan laporan para tetangganya yang mengabarkan sama, jika pasokan air di rumah mereka telah pulih. Mereka juga merasa bersyukur bahwa air kembali mengalir setelah hampir sebulan macet.

“Memang masih belum normal, tadi jam 12 siang ngalir, pas jam 4 sore tadi mati lagi. Tetangga saya di kiri kanan juga pada kasitau kalau di rumahnya air udah ngalir. Sidak kemarin dari Walikota efeknya memang luar biasa. Langsung sat set sat set ditangani cepat sama PDAM,” tambahnya.

Anang pun memberikan informasi yang sama, mengatakan bahwa warganya sudah mendapatkan pasokan air bersih sejak dua hari lalu.

“Alhamdulillah sudah mengalir, sejak Selasa kemarin sebenarnya, namun masih sebagian saja yang ngalir. Mungkin percobaan ya. Besoknya, semua sudah teraliri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anang menyebut bahwa sekitar 90 persen warga di Perumahan Pondok Surya Indah kini telah mendapatkan pasokan air bersih.

Meskipun belum sepenuhnya, setidaknya masyarakat sudah dapat menikmati air setelah beberapa minggu pendistribusiannya terganggu.

“Hanya 10 persen masyarakat yang belum mendapatkan air. Mungkin ada yang buntu atau beberapa yang masih keruh,” tambahnya.

Meski ada sedikit kendala, masyarakat Perumahan Pondok Surya Indah kini dapat mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

Anang juga berharap agar pasokan air di perumahannya tidak perlu terjadwal.

“Jika memang harus dijadwalkan, ia berharap debit airnya tetap deras dan lancar, seperti yang dinikmati oleh warga di daerah lain. Harapannya adalah agar jika ada gangguan lagi, masalah mati air seperti kemarin bisa diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga hari,” tutup Anang. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *