Samarinda, Busam.ID – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengingatkan secara tegas, sistem penyelenggaraan Pemilu 2024 menggunakan sistem pengawasan berlapis.
“Semua peserta Pemilu sekaligus caleg, harus bisa menahan diri ya untuk tidak melakukan tindakan kecurangan dalam bentuk apapun ataupun tindakan di luar hukum. Baik itu dalam masa kampanye, masa tenang, penyelenggaraan, perhitungan, rekapitulasi sampai proses pelantikan,” katanya saat diwawancarai Busam.ID usai acara pelantikan 50 Anggota PPK di Hotel Mercure Samarinda Rabu, (4/1/2023) siang.
Menurutnya, pentingnya kerja sama semua pihak untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Pemilu 2024 dari tahun-tahun sebelumnya.
“Hal yang bisa kita bisa eleminate, maka kita eleminate dengan menerapkan prinsip penyelenggaraan Pemilu yang bersih, jujur dan adil,” ucapnya kembali.
Ditanya perihal edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat saat Pemilu 2024 di Kota Samarinda berlangsung, Andi Harun komitmen akan mengintensifkan sosialisasi Pemilu tersebut mulai awal tahun 2023 ini.
“Kita akan memasifkan sosialisasi mulai tahun ini ya, bahwa betapa pentingnya Pemilu 2024 untuk keberlangsungan kesejahteraan pembangunan dan juga kesejahteraan masyarakat, kita akan maksimalkan edukasi politik Pemilu sehingga tingkat peserta yang tidak memilih hak pilihnya berkurang,” tutup Andi Harun. (ryan)
Editor: Redaksi BusamID












