Air PDAM di Suryanata dan Sekitarnya Sudah Mulai Mengalir

BusamID
Camat Samarinda Ulu Muhammad Fahmi saat meninjau proses pengerjaan perbaikan pipa 700 di Jalan Ringroad, Senin (5/12/2022) lalu. Foto by Camat Samarinda Ulu

Samarinda, Busam.ID – Terkait penyebab pipa utama di Jalan Ringroad dan Jalan Suryanata yang menyebabkan sebagian besar warga bermukim di wilayah tersebut kekurangan air bersih, Busam.ID kemudian mengkonfirmasikannya ke pihak Humas PDAM Taufik.

Melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (7/12/2022), Taufik menjelaskan, perbaikan pipa 700 di Ringroad dan pipa 400 di Jalan Suryanata telah selesai perbaikan sejak kemarin Rabu (7/12/2022) lalu.

“Sekitar pukul 02.00 dinihari, air sudah mengalir ke rumah warga Jalan Ringroad dan Suryanata, hanya saja belum normal seperti biasanya,” terang Taufik.

Penyebab belum normalnya air tersebut, lanjutnya, yang mengalir ke rumah warga lantaran akibat dari pecahnya pipa tersebut menyebabkan air di pipa 700 di dalamnya kosong.

“Warga diminta bersabar karena pengisian pipa 700 yang kosong akibat pecah kemarin memerlukan waktu 2 hingga 3 hari untuk kembali normal,” ujarnya.

Terkait penyebabnya pecahnya pipa tersebut, Taufik mengatakan terjadi getaran tanah yang diakibatkan kendaraan berat yang melintas dan juga tekanan air yang cukup kuat dari dalam pipa.

“Karena getaran, wilayah tersebut kerap dilalui kendaraan berat sehingga menyebabkan tanah di lokasi tersebut bergetar ditambah tekanan air yang berada dalam pipa menyebabkan pipa tersebut bergetar dan pecah,” jelasnya.

Lokasi pipa yang pecah jauh dari median dan pipa tersebut menggunakan galpanis menyebabkan proses perbaikan memakan waktu hingga 3 hari.

“Kami harus mengerahkan excavaitor mini dan 2 perusahaan untuk mempercepat proses perbaikan pipa tersebut,” kata Taufik.

Taufik menerangkan sejak pipa tersebut pecah, pihaknya sudah memberikan solusi kepada warga yang terdampak matinya aliran air PDAM tersebut.

“Kami sudah kerahkan 5 unit tangki berkapasitas 5.000 liter dan dibantu 3 unit pemadam kebakaran dengan kapasitas lebih besar untuk membantu proses penyuplaian air bersih di bagian ulu dan utara,” imbuhnya.

Hanya saja karena matinya bersamaan, warga juga mengalami kekurangan air yang menyebabkan warga tersebut cemas, meskipun pihak PDAM sudah memeberikan solusi dengan menurunkan unit tangkinya.

“Proses penyplaian air bersih sudah dilakukan dan dikordinir oleh ketua RT masing-masing,” tutupnya.

Sementara warga Jalan Suryanata Gang Tinggiran membenarkan air telah kembali mengalir bahkan sejak, Senin (4/12/2022) namun hanya sebagian rumah warga saja.

“Saat ini (Kamis, 8/12/2022) sudah mulai mengalir secara normal kok,” kata Agus warga Jalan Suryanata Gang Tinggiran. (zul)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *