Bangun Serapan Air, DPRD Dukung Penghijauan dan Perbanyak RTH

BusamID
Sutrisno - Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda. Ft Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Samarinda mendapat sorotan dari sebagian besar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. Seperti diketahui Samarinda memiliki Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2014, yang mengatur tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Samarinda Tahun 2014-2034. Sayangnya, sejauh ini aparatur Pemkot nampa miskin penerapan di lapangan. Contohnya lokasi Mahakam Lampion Garden (MLG) yang tadinya merupakan RTH diubah fungsi sebagai lokasi wisata kuliner.

Dilatari keadaan demikian, bubuhan wakil rakyat di Bauski Rahmat menyerukan mitra eksekutifnya untuk melakukan gerakan pemulihan lingkungan dengan penghijauan dan mengembalikan fungsi RTH. Upaya penghijauan menjadi salah satu solusi yang bisa dikerjakan oleh Pemkot Samarinda di bawah kepemimpinan Andi Harun dan Rusmadi Wongso, dalam memaksimalkan serapan air ke tanah sehingga turut meminimalisir banjir.

“Perlu ada pemulihan lingkungan. Penanaman serta penghijauan sangat baik untuk meminimalisir banjir,” nilai Sutrisno.

Tidak hanya itu, dirinya pun mendorong agar bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) bisa dikembalikan fungsinya sebagai kawasan RTH.

“Intinya 30 persen dari luas wilayah kita harus digunakan sebagai RTH. Hal ini diperlukan untuk menjamin keseimbangan ekosistem dalam kota,” tandasnya.

Politikus PDIP itu menambahkan persoalan banjir tidak bisa diatasi hanya dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, penanaman pohon dan penghijauan akan memperkuat struktur tanah. Ditambah dengan dukungan infrastruktur, ia yakin persoalan banjir akan mampu diatasi.

“Kalau struktur tanah kita kuat dengan banyaknya pohon dan didukung dengan infrastruktur, maka banjir akan bisa kita atasi,” ucap Sutrisno optimis. (kaka nong/adv)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *