Dibui, Cium Paksa Anak Balita Demi Hilangkan Penyakit

BusamID
HI diamankan kepolisian karena berbuat tak senonoh terhadap bocah perempuan 3 tahun. (Foto ist)

Samarinda, Busam.ID – Ada-ada saja alasan untuk menutupi kesalahan. HI (26) mencium paksa seorang anak balita perempuan warga Perum Karpotek Sungai Kunjang Samarinda, beralasan karena dapat bisikan gaib jika melakukan hal itu dapat menghilangkan sakitnya.

HI yang sehari-hari buruh angkut pasir di kawasan Big Mall Jl Untung Suropati, saat hendak berangkat kerja melintas di depan rumah seorang warga di Karpotek pada Selasa (23/03/22) pukul 13.05 Wita, mendadak masuk ke halaman rumah beraksen hijau itu. HI kemudian mencium anak perempuan 3 tahun (sebut saja Bunga) yang hendak menutup pintu pagar rumahnya.

Perbuatan HI itu menimbulkan jeritan Bunga hingga memancing ibu dan neneknya bergegas keluar rumah. Melihat ada orang keluar rumah, HI melepaskan ciumannya pada Bunga kemudian berajak keluar halaman.

Ibu dan keluarga Bunga tidak tinggal diam, mereka menyusul HI seraya menanyakan perilakunya yang tak senonoh pada anak mereka. Keributan itu memicu warga lainnya di Karpotek turut keluar rumah. HI dicerca karena perbuatannya tak peduli, dia segera meninggalkan TKP.

Anggota keluarga Bunga tidak terima kelakuan HI, melaporkan kejadian itu ke Polsek Sei Kunjang yang tak lama mendapat laporan, segera menjemput HI di rumahnya di Jl Slamet Riyadi Karang Asam Ilir.

Alhasil, dengan bukti kamera CCTV yang ada, HI tak bisa melepaskan diri dari jerat hukum perbuatannya. Dari pemeriksaan Kepolisian Sektor Sei Kunjang, HI mengaku nekat melakukan perbuatan tak senonoh pada Bunga lantaran bisikan gaib; jika berhasil mencium anak perempuan kecil akan menghilangkan sakitnya yang sudah diderita sejak lama.

Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara membenarkan atas penangkapan HI. Saat ini, pelaku dilimpahkan ke markas Polres Samarinda untuk dilakukan observasi.

“Pelaku kini diamankan di Polres Samarinda untuk observasi,” katanya. (sm/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *