Berau, Busam.ID – Tim pencarian bocah tenggelam dengan inisial ES (7) menemukan potongan mayat boch tersebut yang sudah tanpa organ tubuh yang lengkap, mulai dari tanpa kepala, kaki, tangan dan lainnya.
Mayat tersebut ditemukan di sekitaran tengah Sungai Segah, Jalan Ahmad Yani, Senin (2/10/2023) sekitar pukul 14.30 Wita siang tadi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Berau, Nofian Hidayat membenarkan, mayat tersebut ada;ah potongan tubuh manusia, namun belum dapat dipastikan merupakan jasad bocah ES.
Saat ini, potongan mayat langsung dilarikan ke RSUD dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb untuk ditindaklanjuti oleh tim medis.
“Ya benar itu potongan tubuh manusia, tapi belum dapat dipastikan itu ES atau bukan. Tapi potongan badannya itu memang badan anak-anak,” kata Novian.
Untuk dapat mengetahui identitas potongan mayat dibutuhkan langkah tes darah alias DNA. Hanya saja, itu merupakan langkah lebih lanjut yang mesti ditanggung secara pribadi oleh orang tua korban.
Saat ini, tim melaksanakan rapat terbatas untuk membahas lebih lanjut tindakan atas temuan mayat.
Namun yang pasti, tim pencari bocah tenggelam masih melangsungkan operasi penyisiran sungai Segah dan Kelay.
Nofian menyebut, pencarian untuk wilayah Sungai Kelay bakal ditelusuri aliran sungai hingga Kampung Gurimbang. Sementara sungai Segah, bakal disusuri hingga Sambaratta. Radius hingga 6 kilometer dari titik hilangnya ES.
“Tim tetap patroli air, saat ini masih operasi,” ucapnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah jenis kelamin laki-laki diduga tenggelam di Sungai Kelay, Jalan Perjuangan, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb sekira pukul 17.00 Wita, Jumat (29/9/2023) kemarin.
Ketua RT 12 Jalan Perjuangan Kelurahan Gunung Panjang Kecamatan Tanjung Redeb Patri AS menerangkan, dirinya menerima laporan tentang anak hilang sekira Pukul 17.00 Wita. Dirinya membernarkan, anak yang tenggelam tersebut merupakan warganya.
Berdasarkan informasi yang ia terima dari warga, korban bersama temannya, sebelumnya terlihat sedang bermain di pinggiran Sungai Kelay sejak kondisi air surut untuk mencari kepiting. (diva)
Editor: M Khaidir








