Samarinda, Busam.ID – Seorang pria bernama Salpinus (39) harus dilarikan ke RS AW Syahrani, Jumat (20/5/2022) malam, karena mengalami ssejumlah luka tebasan senjata tajam.
Salpinus terlihat harus mendapatkan perawatan intensif akibat luka di bagian kepala dan di bawah ketiaknya.
Perihal yang menimpa Salpinus itu terjadi di rumah korban dia di Jalan Sultan alimuddin RT 36 Kelurahan Selili kecamatan Samarinda Ilir sekitar pukul 18.30 Wita sore.
Celakanya, usai melakukan aksinya, terduga pelaku SPN langsung melarikan diri dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas Kepolisian.
Dari keterangan S (13) anak dari terduga pelaku sendiri, sebelum peristiwa itu terjadi, dirinya tengah duduk santai di samping rumah pamannya (korban Salpinus, Red).
Sang ayah yang terduga pelaku menelpon korban dan terjadi perbincangan hingga terjadi cekcok antara dirinya dan terduga pelaku via telepon.
“Nelpon marah-marah dan bilang susun saja keluargamu aku gak takut, gitu” ucap S.
Tidak berselang lama, terduga pelaku SPN mendatangi rumah korban bersama rekannya bernama Hariadi dan langsung menanyakan mantan istrinya.
“Dia dan temannya datang menanyakan keberadaan mantan istrinya, karena memang tidak ada ditempat saya, maka ya korban bilang tidak ada,” terang S lagi.
Diduga pengaruh alkohol, sang ayah langsung emosi dan mengayunkan senjata jenis badik panjang ke arah sang paman (korban).
“Saya melihat paman terluka di bagian kepala, saya langsung melerainya namun tangan saya kena sabetan dan terluka. Selanjutnya saya berteriak dan langsung menutup pintu,” ujarnya.
Mendengar teriakkan S, Wahyu (24) sepupunya juga keluar dari dalam rumah dan menjadi korban berikutnya dari terduga pelaku yang sudah gelap mata.
“SPN itu dikenal suka mabuk-mabukan dan setiap mabuk pasti ngamuk,” tegasnya S lagi.
(dic)
Editor: Redaksi BusamID








