Samarinda, Busam.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mempersiapkan 1.000 peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda.
Ini diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja lokal yang berkompeten dan menyesuaikan kebutuhan untuk industri yang ada.
Hal itu disampaikan Kepala Disnakertrans Kaltim Rozani Erawadi. Dia menyebut, ada 1.000 calon pencari kerja (Pencaker) telah dipersiapkan sejak 2022 dan kemungkinan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
“Kebanyakan kami berikan pelatihan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di IKN nantinya. Misalnya pengelasan, welding, pendingin, processing, bisnis manejemen dan alat berat,” jelasnya ketika dihubungi Busam.ID, Senin (13/2/2023).
Oleh karena itu dirinya berharap para peseta mampu memanfaatkan dengan baik pelatihan yang diberikan.
“Harapan saya, agar calon peserta dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan dengan baik mengingat standar pelaksanaan peserta kegiatan sangat terbatas,” harapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bidang yang telah disiapkan di BLK juga tidak terlepas dari banyaknya minat serta kebutuhan dari industri ataupun perusahaan di Kaltim.
“Kita mencari serta menyesuaikan tren yang lagi banyak diminati, baik peserta ataupun kebutuhan industri. Sekarang lagi ramai pengelasan dan alat berat, banyak peminatnya terkait soal itu,” lanjutnya.
Terakhir, ia menyampaikan, meningkatnya peserta BLK Samarinda bukan karena hadirnya IKN di Kaltim, tetapi jauh sebelum itu BLK kerap menyiapkan pelatihan untuk disalurkan ke beberapa industri.
“1.000 calon pekerja yang telah mengikuti pelatihan juga telah dinyatakan berkompeten dan memiliki sertifikat dari BLK Samarinda, dan kedepannya dapat disalurkan serta menyesuaikan terkait kebutuhan industri di Kaltim bahkan IKN,” pungkasnya. (adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir












