Samarinda, Busam.ID – Dalam penertiban bangunan liar di Gang Rombong, RT 04, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota beberapa hari yang lalu, muncul sorotan terhadap keberadaan sebuah dinding/tembok beton di ujung Gg Rombong.
Tembok itu menghambat akses publik ke Jl Pabean.
Ketika media ini melintas lokasi Gg Rombong, Sabtu (28/10/23) ternyata tembok itu sudah dirobohkan.
Dari konfirmasi yang didapat Busam.ID, tembok beton itu dirobohkan mandiri oleh pihak Hotel Mercure sendiri.
Security hotel tersebut membenarkan perihal tembok yang dibangun perusahaannya sudah dirobohkan.
“Iya, mas, sudah dirobohkan, dari pihak hotel yang merobohkan,” terang sang security.
Diketahui sebelumnya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) telah mengirimkan surat kepada manajemen Hotel Mercure terkait masalah ini.
“Kita sudah bersurat ke manajemen hotel, agar tembok tersebut segera dibongkar mandiri,” ungkap Yusdiansyah, Kabid Aset BPKAD Kota Samarinda.
Peristiwa ini menjadi fokus perhatian masyarakat, yang mengharapkan agar akses ke Jalan Pabean itu kembali dibuka.
Sebagaimana diketahui, lahan Gg Rombong yang dihuni puluhan PKL sebelumnya adalah fasum jalan menuju Jl Pabean.
Kemudian karena Gg Rombong berubah menjadi pemukiman, Hotel Mercure yang berbatasan langsung dengan Gg Rombong menyekatnya sebagai privasi pihaknya juga lingkungan warga.
Pihak Hotel Mercure sendiri nampak kooperatif dengan tindakan Pemkot Samarinda dalam mengembalikan lahan fasum jalan ke fungsinya semula.
Hotel Mercure yang membangun tembok tersebut, merobohkannya sendiri setelah jalan kembali berfungsi. (Ryan)
Editor : A Risa








