Disdag Samarinda Masih Telusuri Melonjaknya Harga Telur

BusamID
ilustrasi.

Samarinda, Busam.ID – Melonjaknya harga telur di pasan kini membuat resah para pedagang. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda Marnabas menyebut, pihaknya masih akan menelusuri penyebabnya.

Menurutnya, harga telur ayam di pasar ditengarai akibat kenaikan harga pangan ayam di seluruh Indonesia.

“Harga per butir normalnya Rp 1.800, namun sekarang sudah tembus Rp 2.200 per butir. Kenaikan ini sudah tidak rasional lagi, makanya kami masih akan telusuri penyebabnya itu,” ujarnya.

Dikatakannya, tidak menutup kemungkinan Disdag bersama instansi terkait lainnya melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga telur ayam.

“Kami akan cari dulu penyebabnya apakah di proses distribusi atau pakan ternaknya. barulah nanti akan ada tindakan untuk menstabilkan harga,” jelasnya.

Seperti diketahui, sejumlah pedagang dan masyarakat mengeluhkan kenaikan harga telur ayam di pasaran.
Kenaikan harga tersebut dirasakan sejak sepekan terakhir. Akibatnya pedagang telur mengalami penurunan daya beli masyarakat. (dic)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *