Samarinda, Busam.ID -Salah satu mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT) bernama Imam Wahyudi, berhasil menorehkan prestasi di bidang olahraga.
Humas UMKT, Ade, mengungkapkan jika Imam Wahyudi telah mempersembahkan medali perunggu dalam turnamen Indonesia Open International Kabaddi Championship 2023 di Graha Lotring, Nusa Dua, Bali, pada Sabtu (27/5/23).
Ada pun prestasi tersebut diraih Imam pada edisi pertama membawa nama Indonesia.
Kabbadi sendiri merupakan salah satu olahraga yang mirip dengan gobak sodor, tetapi dengan peraturan yang jauh berbeda.
Olahraga Kabbadi berasal dari India yang diperkirakan sudah ada sejak 4.000 tahun yang lalu.
Secara harfiah, Kabbadi berasal dari kata kai pidi berarti ‘berpegangan tangan’. Kabaddi merupakan olahraga antar tim dengan waktu 2X20 menit dengan istirahat lima menit antar babak. Tim dengan skor tertinggi adalah pemenangnya.
Lebih lanjut, Ade menjelaskan bahwa Imam merupakan salah satu mahasiswa yang berprestasi dan juga aktif berorganisasi.
“Imam itu, selain kuliah di prodi Olahraga, dia juga aktif di organisasi. Bahkan mengajar juga di pesantren. Selain itu dia saat ini juga menjabat sebagai sekretaris umum di Ikatan Pelajar UMKT,” jelas Ade.
Mewakili UMKT Ade mengatakan perguruan tinggi tempat dia mengajar, sangat bersyukur atas prestasi yang diraih Imam Wahyudi. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Imam sudah berhasil meraih Perunggu di ajang olahraga yang belum familiar di telinga masyarakat Indonesia itu.
“Tentunya sangat bersyukur, semenjak UMKT berdiri itu kita selalu fokus mendukung pahlawan olahraga UMKT. Mereka kita bimbing agar tidak hanya belajar akademik saja di kampus, tapi bisa menyumbangkan prestasi di kancah nasional maupun internasional. Dalam hal ini Imam berprestasi di bidang prodinya, olahraga,” ucap Ade.
Untuk mendukung para pahlawan olahraga tersebut, UMKT kerap memberikan beberapa reward kepada para mahasiswa maupun mahasiswinya yang berprestasi.
“Jadi kita akan terus berusaha mendukung mereka termasuk dalam reward. Ketika sudah berprestasi akademik atau prestasi yang lain, maka akan dapat reward yang beragam ya seperti potongan SPP atau hal yang lain. Setidaknya akan meringankan mereka. Jadi kita tidak membatasi hobi mahasiswa. Untuk Imam, reward yang diberikan kemungkinan bisa gratis biaya sampai lulus kuliah karena sudah semester akhir,” tutup Ade. (RYAN)
Editor : A Risa








