Samarinda, Busam.tv – Para fighter (petarung) Samarinda dari Rajawali Academi Muaithay yang mengikuti ajang Fight Night One Pride MMA mengalami kesulitan ekonomi selama pandemi.
Hal tersebut disampaikan Sudirman Akbar, salah satu fighter dari Samarinda yang mengaku selama pandemi para fighter tidak menjalani pertandingan yang berdampak pada pendapatan mereka. Disisi lain, ia juga mengaku jarang mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
“Sebetulnya kita berharap pemerintah daerah bisa memberikan support untuk kami semua, apalagi kami bertanding untuk nama daerah bukan pribadi,” ucapnya kepada Busamtv.co.id, Senin (30/8/2021).
Ia menambahkan selama pandemi seluruh pertandingan ditunda dan itu sangat berpengaruh kepada pendapatan dan pemasukan bagi semua petarung.
“Selama pandemi kan semua berhenti. Jadi kami para fighter tidak ada pemasukan. Ini yang menyulitkan kami,” tambahnya.

Sudirman melanjutkan bahwa pernah ada satu pertandingan di Timor Leste yang dia ikuti. Mulai dari keberangkatan sampai kepulangan tidak ada sedikitpun keterlibatan pemerintah baik dukungan moril maupun materi.
“Saya pernah itu di Timor Leste. Saya yang kibarkan bendera merah putih di sana tapi tidak ada yang tahu. Kita berangkat mulai dari bandara sampai ke tujuan dan balik juga tidak ada yang peduli,” sebutnya.
Disisi lain hal yang sama juga disampaikan Sarwo Edhi yang juga merupakan fighter asal Samarinda. Ia mengaku sempat menunggak pembayaran kos akibat pertandingan dihentikan selama pandemi.
“Kalau saya kemarin hampir empat bulan kos saya belum dibayar. Susah gak ada pendapatan karena tidak ada pertandingan,” pungkasnya.
Ia pun berharap walaupun ajang One Pride MMA sudah berlangsung, namun pemerintah daerah juga bisa memberikan support kepada mereka semua fighter asal Samarinda yang sedang mengikuti pertandingan. Jika dimungkinkan, para fighter bisa mendapatkan apresiasi dari pemerintah.
“Kan MMA sudah berlangsung tentu kita pasti ada pendapatan. Namun Kita berharap juga mudah-mudahan pemerintah juga bisa berikan jalan keluar dan perhatian lah kepada kami semua para fighter,” tutupnya.(*)(Kaka Nong/Tw)








