Global  

Klaster Perusahaan Masih Mendominasi dalam Penyebaran Covid-19 di Kaltim

BusamID

Samarinda.Busamtv.co.id – Rapat video conference koordinasi khusus terkait Pencegahan dan Penanganan Covid-19 bersama Gubernur Provinsi Kalimantan Timur serta Forkopimda Kaltim, bertempat di Jalan Gajahmada No 2 Kantor Gubernur, digelar pada Jumat (2/6/2021) tepatnya di ruang media Heart Of Borneo.

 

Lonjakan kasus Covid-19 dan varian baru Delta membuat pemerintah Kaltim bertindak dengan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di setiap Kabupaten/Kota hingga ke kampung-kampung di wilayah Kalimantan Timur.

 

Dalam laporan setiap pimpinan daerah Kabupaten/Kota menerangkan bahwa vaksinasi untuk masyarakat sudah menjalani tahap pertama dan masih menunggu kiriman vaksin untuk tahap kedua.

 

Gubernur Kaltim Isran Noor menerangkan, vaksin untuk daerah Kaltim sebanyak 700.000 akan dikirim langsung ke setiap daerah, tidak lagi melalui Provinsi.

 

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengatakan dalam arahanya, 6 Kabupaten/Kota masih dalam keadaan kasus positif yang terus meningkat dan harus menerapkan PPKM.

 

“Perketat PPKM Mikro di setiap daerah Kabupaten/Kota, percepatan vaksin untuk masyarakat Kabupaten/Kota, perusaahaan agar perketat dan lakukan pembatasan kegiatan, serta menurunkan dana CSR di bidang Kesehatan untuk masyarakat untuk diadakanya tempat isolasi mandiri”, ujar orang nomor satu di Benua Etam ini.

 

Sementara, Wali Kota Balikpapan, Rahmad MAs’ud menerangkan, klaster perusahaan masih mendominasi dalam penyebaran covid-19. Hal ini disebabkan karena pekerja yang pulang kampung dan kembali lagi ke Kaltim dengan membawa virus dari daerah mereka. Setiap harinya ada 90 kasus, dari 19 orang ditracking 14 orang positif.

 

“Balikpapan merupakan pertahanan pertama Kalimantan Timur, saya khawatir kalau Balikpapan jebol daerah lain akan terdampak,” kata mantan Manager PERSIBA Balikpapan itu.

 

Dalam hitungan jam Gubernur Kaltim Isran Noor akan mengeluarkan surat arahan dan berpesan kepada setiap Kepala Daerah dan Forkopimda . “Saya berharap kita jangan terlalu panik , karena kalau panik, tidak bisa bertindak, kerjakan apa yang bisa dikerjakan tetap saling kordinasi,” tutupnya. (*)(stone/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *