Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Kota Samarinda telah mengalokasikan dana sebesar Rp 14,7 miliar untuk membayar insentif para guru di Kota Samarinda.
Insentif tersebut akan diberikan kepada guru-guru di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga Guru Ngaji.
Kadisdikbud Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengungkapkan, bahwa pembayaran insentif ini dijadwalkan akan dilakukan pada awal bulan Oktober 2023.
“Saat ini, pembayaran insentif sudah mencakup periode hingga bulan Juni tahun 2023,” jelasnya.
“Untuk bulan Juli, Agustus dan September, insyaAllah insentif akan dibayarkan minggu ini,” tambah Nuryadin.
Hal ini akan membantu kesejahteraan kurang lebih 7000 guru di Kota Samarinda, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun sekolah swasta di wilayah Ibukota Kaltim ini.
“Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 14,7 miliar, yang akan diberikan kepada 7000 guru dengan insentif sebesar Rp 700 ribu/bulan, akan dibayarkan per tiga bulan. Ini merupakan langkah yang diambil Pemkot untuk memberikan penghargaan kepada para pendidik yang berperan penting dalam mengantar pendidikan generasi muda di Kota Samarinda,” ungkap Nuryadin.
Nuryadin berharap bahwa tindakan ini akan memberikan motivasi lebih kepada para guru sehingga makin semangat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kota Samarinda.
“Pemberian insentif kepada guru, termasuk yang mengajar di sekolah swasta, tentunya menunjukkan komitmen Pemkot dalam mendukung dunia pendidikan di kota ini,” tutup Nuryadin. (Ryan)
Editor : A Risa








