Global  

Pengupasan Lahan untuk Pemukiman Dianggap Penyebab Banjir dan Longsor – Samarinda, Kaltim

BusamID
Longsor di Salah Satu Daerah Kota Samarinda. Foto:Istimewa

Samarinda, Busam.tv – Mengantisipasi dampak banjir dan longsor di Kota Samarinda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda lakukan pemetaan titik-titik banjir dan longsor di seluruh wilayah Samarinda.

Disebutkan, terdapat 55 titik banjir dan dua titik longsor yang tersebar di beberapa wilayah pada Minggu (29/8/2021) lalu.

Kepala Plt BPBD Kota Samarinda, Hambali mengatakan pemetaan ini sebagai bentuk himbauan kepada seluruh kecamatan terkait titik banjir dan longsor.

“Dari instruksi Wali Kota, suratnya saya sebar ke kecamatan, jadi kecamatan itu nanti tahu di mana titik-titik longsor dan banjir yang baru di kecamatannya masing-masing, sudah kita pilah-pilah berdasarkan tingkat risikonya,” ucapnya melalui pesan suara, Rabu (1/9/ 2021).

Dilanjutkannya, tujuan dari pemetaan ini sendiri dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan di setiap kecamatan berdasarkan kejadian terakhir di wilayah tersebut.

“Karena banjir yang terakhir ini kita anggap yang paling banyak dampaknya, malah di Kecamatan Samarinda Utara relatif tidak ada (banjir) kemarin,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan, bahwa terdapat beberapa penambahan titik longsor di kota Samarinda. Penyebab penambahan titik banjir dan longsor terutama pada banjir yang terjadi dua hari yang lalu diindikasikan, salah satunya karena kegiatan pengupasan lahan dan pembangunan permukiman yang terjadi di beberapa kawasan tertentu, namun hal itu menurut Hambali relatif tak berisiko tinggi karena hanya berdampak pada sebagian kecil permukiman.

Alasan lain sering terjadinya banjir dan longsor ini dikatakan Hambali dikarenakan tingginya curah hujan juga semakin membuat daya tampung daerah-daerah aliran sungai tak mampu membendung debit air.

“Kebanyakan untuk daerah longsor karena tanahnya masih bergerak akibat ada pengerukan atau pembangunan rumah,” pungkasnya.(*)(Vicky/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *