Samarinda Kembali Membara, 5 Bangunan Habis Dilalap Api

BusamID
Kebakaran yang terjadi di pemukiman Jalan Antasari 2 Gang 1 RT 13 Samarinda Jumat (30/12/2022) siang. Kebakaran menghanguskan lima bangunan. Foto by Dicky

Samarinda, Busam.ID – Hanya berselang sehari musibah kebakaran menimpa warga di Jalan Rajawali Dalam 4 Kamis (29/12/2022) kemarin,kali ini si jago merah kembali melalap 5 bangunan di Jalan Antasari 2 Gang 1 RT 13, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Jumat (30/12/2022) siang.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda beserta relawan harus ektra kerja keras lantaran api yang berkobar sulit dipadamkan. Hembusan angin kencang serta bangunan yang terbakar terbuat dari kayu membuat proses pemadaman berlangsung lama.

Salah seorang warga yang rumahnya turut terbakar, Melina mengaku, saat kebakaran tersebut dirinya tengah tidur-tiduran di dalam rumahnya.

“Aku baring-baring, terus aku buka jendela kemudian ada orang teriak-teriak kebakaran, ketika saya intip ternyata apinya sudah besar, saya langsung telepon suamiku,” terang Melina.

Melina mengaku, kobaran api berasal dari rumah bangsalan yang berada di dekat rumahnya, kemudian apinya menyebar ke rumah dia.

“Saya pikir rumah saya tidak terbakar karena terbuat dari beton, ternyata terbakar semua deretan ini,” ujarnya.

Saat kejadian, Melina hanya bisa menyelamatkan harta benda yang sempat dikeluarkan seperti kasur, kipas angin, dan barang-barang ringan lainnya. “Hanya itu aja yang bisa di selamatkan, sisanya habis terbakar,” kata Melina.

Kepala Disdamkar Kota Samarinda, Hendra AH, di lokasi kebakaran menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 Wita dan menghabiskan 5 bangunan rumah yang terdiri dari 3 rumah tunggal dan 2 bangsal 8 pintu.

“Lokasi jalan yang cukup sempit, minimnya air ditambah jumlah penonton cukup banyak menghambat pergerakan petugas pemadam,” terang Hendra.

Bangunan rumah terbuat dari bahan kayu membuat kobaran api cepat menyebar ditambah hembusan angin cukup kencang.

“Diduga api berasal dari korsleting listrik, cuma masih menunggu hasil penyelidikan petugas kepolisian,” jelasnya.

Beruntung musibah kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja 11 kepala keluarga dengan 44 jiwa kehilangan tempat tinggalnya.

Saat Busam.ID menyisir lokasi kejadian, tampak seorang relawan harus mendapatkan perawatan dari medis PMI Kota Samarinda akibat telapak kakinya tertusuk paku saat berupaya memadamkan api. (zul)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *