Samarinda, Busam.ID – Baru-baru ini seorang wanita yang kerap disapa Siskaeee viral kembali lantaran dirinya memerankan sebuah film berjudul Keramat Tunggak garapan Irwansyah yang telah tayang pada tanggal 21 April lalu disebuah situs streaming yaitu www.kelasbintang.com.
Jika sobat Busam.ID mencari film tersebut di bioskop yang ada di Indonesia, sobat Busam.ID tidak akan menemukannya lantaran film tersebut hanya tayang di laman kelasbintang.com.
Di dalam film tersebut, melalui sinopsisnya Siskaeee berperan sebagai wanita penghibur.
Melalui poster yang penulis dapat, selain Siskaeee, terdapat artis pemeran film dewasa lainnya yakni Virly Virginia.

Perlu diketahui, Siskaeee juga merupakan seorang selebgram yang penulis sering dengar kisahnya di dunia maya dengan sapaan “Tukang Prank Ojol”.
Menariknya, saat penulis mencoba mengakses situs tersebut pada hari ini, Sabtu (29/4/23), situs tersebut sudah tidak bisa diakses lantaran telah diblokir oleh Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informasi) berlabel Internet Positif.
Dilansir melalui selular.id, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong merespon langkah pemblokiran tersebut.
Menurutnya, masalah film tersebut merupakan kewenangan dari LSF (Lembaga Sensor Film).
“Terkait dengan filmnya, menjadi kewenangan LSF,” ucapnya.
Ia mengatakan terkait penayangan film tersebut di laman website, Kominfo bisa melakukan take down atas permintaan lembaga yang berwenang, yaitu LSF.
Tidak dijelaskan secara resmi alasan atas pemblokiran situs tersebut.
Penasaran dengan harga yang harus dirogoh pengguna untuk dapat menonton film-film di situs kelasbintang.com …., penulis mencoba mengakses situs tersebut menggunakan VPN (Virtual Private Network) dan berhasil membukanya.
Adapun harga yang harus dirogoh paling murah ialah sebesar Rp 100 ribu untuk paket berlangganan 7 hari dan paling mahal Rp 700 ribu untuk 3 bulan dengan privileges Full Akses.
Dikatakan bahwa website platform streaming berbayar buatan lokal tersebut menyatakan bahwa konten mereka dibuat khusus untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas, namun penulis tidak menemukan pernyataan tersebut baik di setiap poster film yang disediakan, di laman About Us maupun Terms of Us.
Penulis dapat menemukan klaim “Khusus Dewasa” itu di salah satu screenshoot cuplikan filmnya yang tertera di bagian kanan bawah saat filmnya diputar.

Penulis rasa hal tersebut yang membuat pihak Kominfo memblokir laman tersebut lantaran menyediakan akses film berbau porno, sebagaimana diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 36 Tahun 1999, UU Nomor 11 Tahun 2008, dan UU Nomor 44 Tahun 2008, tentang aturan yang diberlakukan tentang kewajiban memblokir situs berkonten porno. (RYAN)
Editor : Risa Busam,ID








