Warga Cendana Trauma Kebakaran 2006 Terulang

BusamID
Ilustrasi kebakaran. Ft by Pinterest

Samarinda, Busam.ID – Meski disampaikan untuk tidak khawatir terhadap potensi kebakaran sebagaimana terjadi di Plumpang, faktanya warga Cendana yang mengapit Depo Pertamina Cendana, tetap was-was sewaktu-waktu musibah yang ditandai dengan kehadiran si jago merah itu menghampiri lingkungan mereka.

Menurut warga sekitar, di tahun 2006 lingkungan mereka pernah mengalami kebakaran hebat hingga meratakan sejumlah gang di Jl Cendana.

Ketua RT 16 Gang 5B, Taufik menceritakan hal tersebut kepada BusamID baru-baru ini.

“Ada beberapa warga yang cemas saat kebakaran di Plumpang terjadi dan langsung teringat pada kejadian kebakaran tepatnya di tahun 2006 silam. Kalau tidak salah kebakaran paling besar juga di Samarinda pada saat itu. Kejadiannya 5 hari sebelum lebaran,” kilas Taufik.

Ia lalu menjelaskan saat peristiwa kebakaran besar itu terjadi.

“Saya kurang ingat persis karena kejadiannya sudah lama sekali. Yang pasti mulai dari gang 1, 2, 3, 4 dan 5 itu habis rata dilahap api. Kebetulan posisi saya saat itu sedang berada di Banjarmasin, karena momen lebaran,” jelasnya.

Menurut Taufik, kurang lebih 300 hingga 450 rumah terbakar saat kejadian tersebut berlangsung.

“Ada kurang lebih 300 sampai 450 rumah yang dilahap api, banyak banget. Hal ini yang jadi kecemasan warga, teringat kembali akan kasus itu. Beruntungnya saat itu api tidak sampai menyentuh Depo Pertamina, karena masih ada jalan kosong jadi api tidak sampai menyebrang,” imbuhnya.

Salah seorang warga yang sudah 38 tahun tinggal di Gang 5B, Suwarni membenarkan hal tersebut.

“Iya, dulu memang pernah kebakaran. Pokoknya panik banget saat itu. Semoga saja kasus kebakaran seperti itu tidak terulang lagi karena memang posisi Depo Pertamina sangat dekat sekali, di depan rumah saya cuma berjarak 10 meter dengan temboknya,” tutupnya. (Ryan)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *