Samarinda, Busam.ID – Hasby bocah 7 tahun yang hilang sejak 27 November lalu, atau sudah satu pekan ini, belum juga ditemukan. Sampai hari ini, relawan beserta pihak keluarga masih melakukan pencarian atas keberadaan bocah kalem ini.
Bocah yang tinggal bersama keluarganya di Jalan Sendawar, RT 02, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda itu, dikabarkan keluarganya hilang tanpa jejak. Proses pencarian terhadap bocah tersebut sampai saat ini masih dilakukan.

Pihak keluarga yang dibantu oleh warga setempat serta Forum Kemitraan Polisi Masyarakat pun masih berjibaku untuk mencarinya.
Pencarian yang dimulai dengan menyusuri lingkungan sekitar rumah Hasby, hingga melewati radius satu kilometer serta memeriksa di kawasan perbukitan pun telah dilakukan namun belum membuahkan hasil.
Beragam asumsi bermunculan. Banyak masyarakat yang mengaitkan dengan peristiwa hilangnya salah seorang penjual bakso beberapa waktu lalu, meskipun pedagang bakso tersebut pada akhirnya berhasil ditemukan.
Sabil Husein dari relawan FKPM Loa Buah yang ikut dalam proses pencarian Hasby, Kamis (2/12/2021) menyebutkan kehilangan putri Qonita itu sampai saat ini belum bisa diungkap, lantaran pencariannya masih berlangsung.
“Hari ini kami bersama beberapa warga di sini masih lakukan pencarian lagi. Kita coba untuk tempuh radius yang lebih jauh lagi,” terang Sabil.
Menurut Sabil, peristiwa serupa sering kali terjadi di wilayah itu. Sehingga kejadian yang menimpa anak ini menimbulkan opini jika Hasby (korban) disembunyikan oleh makhluk ghaib.
Ia menambahkan jika sekitar dua hari lalu ada kejadian yang menggemparkan warga di sekitar rumah Hasby. Setelah seorang wanita yang merupakan warga di lingkungan tempat tinggal Hasby kerasukan (dimasuki makhluk ghaib). Wanita itu sempat menyebutkan jika bocah malang itu disembunyikan di atas gunung.
“Masyarakat di sini memang menduga bahwa ada keterlibatan makhluk gaib. Karena hal mistis masih dipercaya, apalagi selama ini juga pernah terjadi hal serupa,” imbuh Sabil.
Sementara ibu korban, Qonita (31) menjelaskan bahwa keseharian anaknya memang sering bermain di sekitar rumahnya. Namun pada hari itu, Hasby meminta izin untuk keluar jajan sekitar pukul 16.30 Wita. Namun sang ibu tidak mengizinkan Hasby keluar rumah.
Berselang berapa lama, Ibunya pergi ke rumah keluarganya yang tak jauh dari tempat tinggal mereka. Setelah kembali ke rumah, Hasby sudah tak nampak di rumahnya. Qonita panik dan bergegas mencarinya.
“Dia mau izin keluar buat jajan tapi saya bilangnya nanti saja karena sudah sore. Lalu saya ke rumah keluarga, tapi pas pulang dia sudah tidak ada di rumah,” terang Qonita sedih.
Dibalut rasa sedih mendalam, Qonita berharap agar anak sulungnya itu bisa segera ditemukan dalam keadaan sehat.
“Saya cuma minta anak saya bisa kembali dalam keadaan baik-baik saja,” harap Qonita.(kn/tw/istimewa)








