Samarinda, Busam.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi menilai, Museum dan Taman Budaya yang ada di Kaltim saat ini sudah saatnya untuk direvitalisasi.
Pasalnya, sarana dan prasarananya sudah kurang memberikan kenyamanan kepada pelaku seni maupun pengguna Museum dan Taman Budaya tersebut.
“Sudah sewajarnya Museum dan Taman Budaya direvitalisasi, karena dengan fasilitas yang ada sekarang, sudah kurang memberikan kenyamanan. Tentunya kalau ini diperbaiki akan membawa minat wisatawan untuk datang berkunjung, dan ini akan meningkatkan PAD bagi daerah, dan jika dilihat potensi yang ada Kaltim ini sudah cukup luas apalagi dengan adanya IKN,” kata Reza, Kamis (29/9/2022) dalam acara Talk Show “PUBLIKA” di studio 1 TVRI Kaltim di Samarinda.
Talk Show melibatkan tiga nara sumber, selain Reza sendiri, Ismid Rizal Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Provinsi Kaltim dan Zainal Dharma Abidin, Ketua I Komite Seni Budaya Nasional Daerah Kaltim.
Reza menambahkan, Kaltim mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 6 Milyar dari Pusat, namun itu hanya untuk pemeliharaan biasa dan perbaikan lainnya saja.
“Karena karena Rp 6 milyar itu dibagi ke Taman Budaya 10 Kabupaten/Kota lainnya. Jumlah itu kemudian sangat kecil, jadi hanya untuk menambah fasilitas yang ada dan pemeliharaan saja, Makanya Pemprov bisa lebih perhatian lagi lah dengan Taman Budaya dan Museum itu,” ujarnya dengan tegas.
Sementara Zainal Dharma Abidin, Ketua I Komite Seni Budaya Nasional Daerah Kaltim mengatakan, ke depan pemerintah harus lebih memperhatikan nasib para pelaku seni, karena beberapa seniman memang ada yang bergantung pada pemerintah, oleh karena itu dengan adanya revitalisasi ini sangat membantu.
Sama halnya dengan Ismid Rizal, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Provinsi Kaltim.
Dia mengatakan, tentu kendala bagi mereka itu tempat maupun fasilitas yang ada, bagaimana mereka mau nyaman dan bisa berkreatifitas jika dengan fasilitas yang ada sangat kurang. (dit)
Editor: Redaksi BusamID












