Kaltim  

Terdapat 102 Titik Karhutla di Kaltim, BPBD Kaltim Gelar Rakor

BusamID
Petugas BPBD Provinsi Kaltim saat melakukan penanganan kebakaran lahan seluas 1,5 Ha di kawasan Betapus Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara, Senin (4/9/2023). (foto by BPBD Provinsi Kaltim)

Samarinda, Busam.ID – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur mencapat hingga tanggal 12 September 2023, jumlah kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebanyak 102 titik.

Terdiri dari Wilayah Kutai Barat sebanyak 12 titik, Kutai Kartenegara 18 titik, Kutai Timur 2 titik, Paser 36 titik, Penajam Paser Utara 15 titik, Samarinda 19 titik, sedangkan Balikpapan, Berau dan Bontang tidak terjadi Karhutla.

“Data di Bulan September kemungkinan akan bertambah mengingat kondisi kemarau masih berlangsung hingga akhir bulan,” terang Kepala BPBD Provinsi Kaltim, Agus Tianur Rabu (13/9/2023) kemarin.

Mengantisipasi hal tersebut, ujarnya, digelar rapat kordinasi (Rakor) penanganan Karhutla di lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim.

Rakor dipimpin langsung Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni.

Turut hadir dalam Rakor tersebut Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemprov Kaltim diantaranya Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Enegi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR dan PERA, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Badan Pengelolaan dan Aset Daerah.

Agus Tianur menyebut, semua OPD sudah diintruksikan untuk membantu penanganan karhutla memperkuat SDM memanfaatkan peralatan yang ada melakukan koordinasi menyampaikan laporan-laporan terupdate untuk keperluan tersebut.

“Karhutla di Kaltim masih mampu kita kendalikan dibandingkan dengan Provinsi lain,” terangnya.

Dikatakannya, data sementara, luasan terbakar dari Bulan Juli hingga September 2023 di Kaltim saat ini mencapai 1.300 Hektare.

Hal yang perlu dilakukan untuk penanganan Karhutla adalah memperkuat sistem jaringannya setelah Gubernur Kaltim menetapkan siaga Karhutla sampai dengan November mendatang.

“Mudah-mudahan sebelum November sudah berakhir,” tutupnya. (zul/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *