Tugboat Tenggelam di Perairan Sungai Mahakam Kubar, Dua ABK Dikabarkan Masih Terjebak Di Dalam Kapal

BusamID
Perugas terus berupaya melakukan penarikan tugboat yang tenggelam ke pinggir sungai menggunakan beberapa alat berat termasuk excavator di Peraiaran Sungai Mahakam Kampung Karang Rejo, Barong Tongkok Kubar, Senin (21/11/2022). Foto by humas Polres Kubar

Kubar, Busam.ID – Kecelakaan terjadi di perairan Sungai Mahakam, Kampung Karang Rejo Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kapal jenis tugboat Bahar 79 dikabarkan terbalik dan tenggelam, Minggu (20/11/2022) malam sekitar pukul 21.40 Wita.

Kapal dinakhodai oleh Fredy dengan membawa anak buah kapal (ABK) sebanyak 6 orang diantaranya Joshua, Ever, Syam Balansoa, Samuel, Renaldi, Noldi Pandu.

Menurut keterangan salah seorang ABK Samuel, kapal mengalami kemiringan bagian belakang sebelah kanan. Samuel kemudian dibantu oleh Ever dan Renaladi untuk melakukan pengurasan air yang masuk ke dalam kapal akibat terjadi kemiringan tersebut.

“Sekitar 15 menit dilakukan pengurasan, kapal malah semakin miring, saya kemudian memberitahukan kepada Joshua untuk menyalakan mesin dan membangunkan kapten untuk mengkandaskan kapal ke tepi sungai,” terang Samuel, Senin (21/11/2022).

Akibat air yang masuk semakin banyak, kapal yang rencananya dibawa ke pinggir sungai mulai tenggelam dari bagian belakang.

“Airnya masuk deras, belum sempat dibawa ke pinggir sungai buritan kapal tenggelam,” jelasnya.

Joshua yang melihat kapal mulai tenggelam berteriak kepada kru kapal untuk segera meloncat dan menyelamatkan diri.

“Kami langsung meloncat ke sungai, sementara Fredy sedang mengemudikan kapal dan Noldi berada di dalam kamar karena sedang sakit,” terangnya,

Keduanya ABK yang masih di kapal terjebak di dalam kapal dan belum diketahu bagaimana kondisinya sedangkan 4 orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Kapolres Kutai Barat, AKBP Heri Rusyaman saat dikonfirmasi melalui saluran telepon membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini masih dilakukan penyelamatan terhadap kedua korban yakni nakhoda dan mekanik yang diduga terjebak di dalam kapal,” terang Heri.

Hingga Senin (21/11/2022) sore, petugas Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, Polairud dan Polres Kubar masih berupaya melakukan penarikan kapal tersebut ke pinggir sungai dengan bantuan alat berat excavator.

“Untuk saat ini ada tanda-tanda kehidupan dari salah satu orang yang terjebak di dalam kapal tersebut, ini diketahui bahwa beberapa kali kita menggunakan kode bahkan memanggil nama yang bersangkutan memberikan jawaban sampai sekarang,” ungkap Heri.

Namun masih terkendala cuaca dan arus sungai cukup deras sehingga langkah terakhir yang kita lakukan adalah dengan cara membobol bagian labung kapal sebelah kanan.

“Mudah-mudahan itu salah satu kabin tempat saudara Noldi menyelamatkan diri,” tutupnya. (zul)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *