Samarinda, Busam.ID – Seorang penjaga malam atau wakar di salah satu perusahaan di Jalan Teuku Umar RT 35 Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang ditemukan tak bernyawa dengan kondisi badan sedikit tergantung di meja, lantaran baju yang dikenakannya tersangkut.
Menerima informasi tersebut, Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Made Anwara beserta Kanit Reskrim IPDA Rony Wibowo dan jajarannya langsung mendatangi lokasi ditemukannya jasad wakar tersebut.
Petugas kemudian menghubungi pihak Inafis Polresta Samarinda untuk dilakukan identifikasi terkait penyebab kematiannya.
Dari pantauan Busam.ID di tempat kejadian perkara (TKP), korban bernama Wahab saat itu menggunakan kaos berwarna merah dan menggunakan celana levis warna biru tergeletak di lantai pos yang digunakan untuk berjaga malam.
Sementara kepala korban sedikit terangkat lantaran kaos yang digunakannya tersangkut di meja dan garis polisi sudah terpasang.
Pihak Inafis yang sudah tiba di lokasi kejadian langsung melakukan gelar olah TKP dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan pada tubuh korban.
Wakil Kepala Polresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto saat dikonfirmasi ditempat yang berbeda mengatakan, usai dilakukan penyelidikan diketahui korban pertama kali ditemukan oleh Achmad (50) yang merupakan karyawan di perusahaan tersebut.
“Yang bersangkutan bekerja sebagai wakar, pertama kali ditemukan oleh operator alat di lokasi tersebut dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” terang Eko Budiarto.
Berdasarkan keterangan dari Inafis Polresta Samarinda beserta jajaran Polsek Sungai Kunjang di duga korban meninggal dunia karena sakit. “Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, diduga sakit jantung atau Hypertensi,” tegasnya.
Untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, jasad korban di bawa ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (zul)
Editor: Redaksi BusamID












