Samarinda, Busam.ID – Warga Kota Samarinda yang melintas di Jalan Otto Iskandardinata (Otista) Sungai Dama akan menemukan papan peringatan berwarna kuning yang mengimbau mereka untuk berhati-hati.
Warga diminta berhati-hati, karena pembangunan drainase di sepanjang jalan tersebut mengakibatkan penyempitan badan jalan.
Dalam upaya mengantisipasi kemacetan, Dinas Perhubungan Samarinda telah berkoordinasi dengan pengawas kontraktor yang bertanggung jawab atas pengaturan jalan di sekitar area pembangunan drainase tersebut.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Samarinda, Didi Zulyani, mengkonfirmasi hal ini.
“Pihak kontraktor telah mempersiapkan masyarakat setempat untuk membantu mengatur lalu lintas di sekitar area Otista. Dan jika diperlukan, Dinas Perhubungan akan turun tangan dalam pengaturan tersebut. Meski begitu, Jalan Otista tidak akan ditutup karena banyaknya masyarakat yang menggunakan jalur tersebut,” jelas Didi.
Pengerjaan proyek drainase yang berdampak sedikit penyempitan pada badan Jalan Otista itu akan berlangsung selama durasi pengerjaan proyek. Namun, Didi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada hambatan yang ditemui selama proses pengerjaan drainase ini.
“Meski pun pengerjaan drainase dilakukan pada malam hari, warga Samarinda tetap diingatkan untuk tetap berhati-hati saat melintas di area tersebut. Saat ini, kendaraan roda dua maupun roda empat masih diizinkan melalui jalur Sungai Dama-Gunung Manggah dan sebaliknya,” papar Didi.
Walaupun adanya pembangunan drainase, upaya dilakukan untuk meminimalkan gangguan lalu lintas bagi masyarakat yang melintas di Jalan Otista.
“Diharapkan proyek ini akan segera selesai tanpa menimbulkan kendala yang signifikan bagi para pengguna jalan,” tutup Didi. (RYAN)
Editor : A Risa








