Samarinda, Busam.ID – Satu bangunan Pemkot yang terbengkalai di Citra Niaga Selatan (CNS) dimanfaatkan warga pendatang sebagai markas mereka, baik menumpang hidup maupun untuk menampung barang curian.
Aksi para preman itu makin meresahkan warga, karena mereka sering memalak penduduk yang melintas di sekitar Citra Niaga Selatan.
Salah seorang pedagang di Citra Niaga, sebut saja Udin (samaran), menginformasikan bahwa sejumlah pendatang mengisi salah satu bangunan milik Pemkot (Pemerintah Kota) Samarinda yang sedang terbengkalai.
“Ada sekitar 6-10 orang yang saat ini mendiami bangunan itu, setahu saya pendatang semua karena logatnya tidak seperti orang asli Samarinda. Bangunan tersebut tepatnya ada di Citra Niaga Selatan nomor 47, Eks Daya Laundry,” ucapnya kepada BusamID, Rabu (8/3/2023).

Disebutkan, tindakan yang dilakukan beberapa preman itu sangat menganggu karena sering memalak warga dengan dalih parkir liar.
“Sering malak warga, modusnya parkiran liar. Kalau kami mau lapor, dapatnya ancaman, bahkan sering menggunakan sajam,” imbuhnya.
Udin menceritakan, sebelumnya pihak Pemkot pernah menyegel bangunan eks tempat laundry itu. Namun tak lama, segel dilepas oleh para preman kemudian mereka kembali mendiami bangunan tersebut.
“Dulu pernah disegel oleh Pemkot, namun dibobol lagi sama mereka. Dijadikan tempat tinggal, digunakan sebagai tempat tampung barang curian, pesta narkoba dan mabuk-mabukan,” paparnya.

Ia pun berharap para preman tersebut dapat diberantas mengingat keadaannya yang sangat menganggu warga sekitar.
“Semoga cepat dikosongkan bangunan itu. Jujur saat ini kami sudah mulai takut, apalagi mereka menggunakan sajam. Pasti was-was tiap hari,” ucapnya.(RYAN)
Editor : Risa Busam.ID












