Cegah Korupsi, Pertamina Kampanyekan Sistem Kontrol Penyaluran BBM dan Elpiji Bersubsidi

BusamID
General Manager Patra Niaga Regional Kalimantan M Taufik Setyawan saat memberikan keterangan persnya kepada awak media di Samarinda. foto by dicky

Samarinda, Busam.ID – Berlokasi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kadrie Oening Jalan KH Wahid Hasyim I Samarinda, Pertamina mengkampanyekan sistem digitalisasi yang mereka bangun untuk mengendalikan dan mengontrol penyaluran bahan bakar dan elpiji subsidi, Senin (14/11/2022).

Masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi akan dibimbing oleh petugas Pertamina untuk melakukan resistrasi My Pertamina.

General Manager Patra Niaga Regional Kalimantan, M Taufik Setyawan mengatakan Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negera (BUMN) terbesar yang selalu berkontribusi aktif dalam mencegah dan melawan korupsi setiap tindakan korupsi.

Dalam Hari Anti Koruspi Sedunia 2022 ini dengan tema Indonesia Bersatu melawan korupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang, pihak Pertamina menunjukkan kepada masyarakat terkait kegiatan dalam mendukung upaya kedaulatan energi untuk melawan korupsi.

“Hakordia ini kami mengkampanyekan system digitalisasi yang telah dibangun untuk mengendalikan dan mengontrol penyaluran bahan bakar dan elpiji bersubsidi,” terang Taufik.

Dalam kegiatan tersebut, Taufik juga membuka untuk pelayanan publik terkait cara melakukan pendaftaran My Pertamina bagi masyarakat yang memiliki kendaraan yang berhak mendapatkan subsidi.

“Kita semua tahu bahwa kedepan akan ada rencana pembatasan subsidi tepat, bagi masyarakat yang memang kendaraannya berhak mendapatkan subsidi, disini dibantu untuk melakukan registrasi,” ujarnya.

Hal ini dilakukan karena sebagian besar masyarakat belum memahami cara registrasikan kendaraannya. Selain untuk pendaftaran My Pertamina, pihaknya juga melayani konsultasi bagi Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM).

“UMKM ini sebenarnya kontribusi kita untuk mengembangkan dari ekonomi lokal bagaimana kita berkontribusi aktif dari skala yang paling kecil di masyarakat,” tambahnya.

Berikutnya adalah soal elpiji subsidi 3 Kg.

Sama halnya dengan kontrol penyaluran bahan bakar subsidi, Pertamina saat ini tengah membangun sistem digital agar penyaluran elpiji 3 Kg juga benar-benar tepat sasaran, yang diawali dengan melakukan percobaan penerapan di daerah percontohan.

“Kendali dan kontrol penyaluran bahan bakar dan elpiji subsidi menggunakan teknologi itu menjadi cara Pertamina untuk mencegah korupsi,” pungkasnya. (zul)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *