Demo Mahasiswa Di Depan Gedung DPRD Kaltim Nyaris Ricuh

BusamID
Ribuan pengunjuk rasa yang memadati depan kantor DPRD Provinsi Kaltim. dicky

Samarinda, Busam.ID – Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda, Selasa (13/9/2022) nyaris diwarnai kericuhan. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud yang menghampiri demonstran bahkan sempat dilempari botol oleh mereka.

Pantauan Busam.ID di lokasi, kericuhan itu bermula saat mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kaltim Membara menggelar unjuk rasa dan menyampaikan orasi secara bergantian di depan kantor Wakil Rakyat Karang Paci tersebut.

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud kemudian menghampiri pada demonstran dari balik gerbang gedung DPRD Kaltim. Hasanuddin menemui massa dengan maksud menyampaikan sikap terkait kenaikan harga BBM yang dituntutkan oleh demonstran itu.

Hasanuddin juga sempat diminta untuk menyampaikan pendapatnya di atas kendaraan aksi demonstrasi. Namun ditolak oleh Hasanuddin, dia kemudian kembali ke dalam pagar kantor DPRD Kaltim.

Aksi Ketua yang baru dilantik tersebut memicu kemarahan demonstran dan kemudian disusul lemparan botol dari barisan massa aksi ke arah Hasanuddin.

Petugas keamanan kemudian langsung menutup rapat gerbang yang sebelumnya terbuka sekitar satu meter. Setelah gerbang ditutup, sejumlah massa kembali melakukan lemparan ke arah gerbang. Massa selanjutnya merusak sejumlah fasilitas yang ada di depan gedung DPRD Kaltim.

Massa juga sempat berusaha menerobos gerbang. Mereka mendorong-dorong dan menendang gerbang namun tak berhasil.

Diketahui, sejumlah mahasiswa ini menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kaltim untuk menuntut kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM. Massa meminta harga BBM dikembalikan ke harga semula. Hingga saat ini, aksi demonstrasi masih berlangsung.(dic)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *