Samarinda, Busam.ID -Viral di media sosial video mobil ambulans yang menggunakan merek Toyota Hiace tak bisa melewati portal terpasang di Jembatan Achmad Amins pada Senin (7/8/23).
Oleh karena itu pihak Dishub Kota Samarinda mengambil langkah cepat untuk mengatasi kendala di jembatan Achmad Amins yang disebabkan tinggi portal pembatas ketinggian tidak sesuai dengan ketinggian mobil ambulance merek Hiace yang diketahui mencapai 2,289 meter.
Setelah tim busam.id melakukan pengecekan spesifikasi mobil Hiace, diketahui bahwa tingginya memang melebihi tinggi portal jembatan yang hanya 2,1 meter.
Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmaralitua Manalu, mengakui bahwa sebelum pemasangan portal untuk membatasi arus truk itu, pihaknya tidak mengetahui tinggi keseluruhan mobil dan merek yang digunakan sebagai ambulans.
“Hal ini menyebabkan ketidakcocokan tinggi mobil dengan portal jembatan. Untuk mengatasi masalah ini, Dishub berkoordinasi dengan PUPR Kota Samarinda dan Dinas Kesehatan Kota Samarinda,” jelasnya.
Hotma juga telah melakukan pengukuran ulang dan mendata seluruh mobil ambulans yang terdaftar, termasuk mobil ambulans relawan di Samarinda.
“Hal ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk melewati portal jembatan dengan aman, dalam hal ini kendaraan ambulans,” jelasnya.
Selain itu, Dishub juga mengimbau kepada pemilik mobil angkutan pick up yang tingginya melebihi portal jembatan untuk tidak membawa barang yang bisa mencapai ketinggian tersebut dan tidak memodifikasi kendaraannya agar dapat melewati portal.
Tim busam.id juga mempertanyakan solusi untuk kendaraan besar seperti mobil Pemadam Kebakaran, truk angkutan sampah DLH dan juga kendaraan lainnya.
“Untuk sementara keputusan final solusi mengenai tinggi portal jembatan apakah akan disesuikan kembali atau tidak akan ditentukan bersama PUPR. Untuk sementara waktu, jenis mobil damkar dan mobil angkutan sampah DLH belum menjadi bagian dari pembahasan agar tidak ada diskriminasi di lapangan,” tutup Hotma. (Ryan)
Editor : A Risa












