Samarinda, Busam.ID – Upaya pencarian seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Karang Mumus hingga Kamis (6/10/2022) malam terus dilakukan.
Meski malam hari, Unit Siaga SAR dibantu relawan tetap melakukan penyelaman ke dasar Sungai untuk menemukan korban anak tenggelam tersebut.
“Upaya pencarian dilakukan dengan penyelaman, dari Unit Siaga SAR Samarinda ada dua orang lengkap dengan pakaian selam sedangkan dari Mapala freedive,” terang Riqi Effendi, Koordinator SAR Basarnas Samarinda.
Proses penyelaman hingga tadius kurang lebih 100 meter dari lokasi awal korban tenggelam dan kedalaman sungai mencapai 2 meter hingga 4 meter.
Dalam proses pencarian, Unit Siaga SAR Samarinda mengalami sejumlah kendala termasuk jarak pandang di dasar sungai nol meter.
“Kendalanya di dasar sungai ada obstakel atau sangkutan dan visibility dengan jarak nol meter ditambah arus sungai cukup deras,” tambahnya.
Hingga pukul 21.30 Wita, upaya penyelaman akhirnya dihentikan, dan korban belum juga ditemukan.
“Proses penyelaman kurang lebih satu jam dan sementara kami hentikan dan akan dilanjutkan besok hari lagi,” jelas Riqi.
Unsur yang terlibat dalam pencarian hingga malam hari tersebut selain Unit Siaga SAR Samarinda, ada juga Kodim 0901/SMR, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, relawan gabungan Kota Samarinda, Mapal Unmu dan warga setempat. (dic)
Editor: Redaksi BusamID












