Samarinda, Busam.ID – Podcast Tea Time garapan Diskominfo Kaltim bekerja sama dengan Busam.ID, Selasa (2/5/2023) ini menghadirkan Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi sebagai narasumber, dipandu sebagai host Redaktur Pelaksana Busam.ID, Muhammad Khaidir.
Dalam kesempatan tersebut, Riqi menghimbau masyarakat agar tidak menyebarkan hoaks atau berita palsu yang berkaitan dengan misi sosial dan kemanusiaan. Pasalnya hal tersebut akan melibatkan banyak pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat umum.
“Saya menghimbau masyarakat untuk tidak membuat prank-prank laporan kebencanaan, terutama kemanusiaan. Dikarenakan dengan adanya hoaks tersebut, selain kasihan para petugas tentu juga keluarga yang dijadikan korban hoaks sangat tersakiti hatinya,” ucapnya dalam Podcast Tea Time di Kantor Busam.ID, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, oleh karena itu Basarnas memiliki contact person agar dapat dihubungi oleh masyarakat, dengan syarat dan data-data yang harus dipenuhi.
“Untuk data-data yang harus dipenuhi, yakni tempat kejadian, kronologis, dan saksi. Jika semua terpenuhi, baru kita bisa berangkat untuk bertugas. Untuk hotline sendiri, masyarakat bisa menghubungi ke 115, nanti akan diarahkan ke daerah yang melapor,” tambahnya.
Riqi pun menceritakan beberapa kejadian lucu saat dirinya bertugas, yakni kabar hoaks saat sedang menangani bencana seperti banjir.
“Pernah kejadiannya saat banjir ada warga melapor di rumah nomor sekian minta dievakuasi. Ternyata, saat kami datangi yang bersangkutan tidak merasa minta dievakuasi. Nah ini juga merupakan salah satu contoh penyebaran hoaks di misi kebencanaan,” lanjut Riqi.
Terakhir, dirinya berharap agar tidak ada lagi penyebaran hoaks saat terjadi bencana maupun kemanusiaan. Tentu itu menjadi tugas kita bersama untuk saling bersinergi memberantas masifnya hoaks di media sosial. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir








