Samarinda, Busam.ID – Kepulan asap hitam disertai kobaran api yang cukup besar membakar permukiman di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 9 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir Samarinad Rabu (29/3/2023) pagi.
Sontak kebakaran tersebut membuat warga sekitar berhamburan keluar dan berusaha menyelamatkan harta benda yang masih bisa dibawa.
Petugas pemadam Kebakaran Disdamkar dan relawan yang tiba di lokasi segera berjibaku padamkan api.
Kondisi bangunan rumah dari bahan kayu disertai cuaca yang kurang mendukung; angin berhembus cukup kencang, sempat membuat petugas dan relawan kewalahan.
Dari pantauan BusamID di lapangan, setelah menerima informasi dari frekuensi radio untuk bantuan unit pemadam, satu persatu unit tangki dan pompa portable serta bantuan penyemprotan melalui air berdatangan untuk membantu proses pemadaman.

Kepala Disdamkar Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan, petugas Disdamkar menerima informasi kebakaran sekitar pukul 08.45 Wita.
“Proses pemadaman berlangsung satu setengah jam. Akibat kebakaran ini menghanguskan 10 bangunan tempat usaha dan 6 bangsalan dengan 100 pintu,” terang Hendra saat dijumpai di lokasi kejadian.
Hendra menambahkan, 11 unit fire truk Disdamkar dan PKM swasta serta 18 mesin portable milik relawan dikerahkan ke lokasi kebakaran. Sementara dua kapal milik swasta membantu pemadaman dari sisi Sungai Mahakam.
“Saya salut dengan gigihnya relawan Kota Samarinda untuk membantu petugas Disdamkar dalam misi kemanusiaan untuk memadamkan kobaran api,” ucap Hendra.
Dalam proses pemadaman ini, Hendra mengaku tidak mengalami kendala yang berarti. Hanya saja satu orang tim-nya harus mendapat perawatan medis dari PMI Kota Samarinda karena mengalami sesak nafas.
“Bulan Ramadhan ini kerap terjadi kebakaran, berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, masyarakat harus lebih waspada jangan sampai lalai, apalagi usai memasak jangan lupa matikan kompornya dan yang terpenting adalah satu rumah wajib miliki alat pemadam api ringan (apar) karena untuk pencegahan dini, apar lah memiliki peran pertama untuk mematikan api,” tutupnya. (Zul)
Editor : Risa Busam.ID












