Samarinda, Busam.ID – Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Samarinda mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) perisiapan libur Idul Fitri 1443 H, bertempat di ruang rapat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda pada Kamis (14/04/2022). Rapat persiapan libur Idul Fitri diinisiasi oleh beberapa kementrian serta lembaga tinggi negara hingga TNI dan Polri.
“Rapat Koordinasi yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. Ada 12 kementrian serta lembaga tinggi negara hingga TNI dan Polri hadir,” terang Baequni pada awak media usai mengikuti Rakor.
Hasil Rakor, Baequni menuturkan ada 3 poin yang menjadi perhatian Kemenag baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Ketiga poin tersebut sebagai berikut. Pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan yang harus terus memperhatikan protokol kesehatan (prokes).
“Untuk ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri tetap hati-hati. Protokol kesehatan harus diperhatikan,” tegas Baequni.
Selain itu, lembaga-lembaga keagamaan juga diminta untuk menciptakan suasana kondusif yang berorientasi pada kebersamaan dan keberkahan.
“Lembaga-lembaga keagamaan diimbau untuk terus menciptakan suasana yang kondusif,” imbuhnya.
Terakhir imbauan yang ditujukan kepada para khotib atau penceramah untuk selalu mengingatkan umat tentang pentingnya menjaga ketenangan di bulan suci Ramadhan serta pada perayaan Idul Fitri mendatang. (kaka nong/adv)
“Para kbotib juga ditekankan untuk terus mengingatkan pentingnya rasa aman dan nyaman kepada umat selama ramadhan serta idul fitri mendatang,” timpalnya. (kaka nong/adv)








