Pengguna Aktif Medsos Indonesia Tertinggi di Dunia Capai 77,9 Persen

Busam ID
Design by Ryan/Busam.ID

KPID Kaltim Tekankan Masyarakat Pedomani 4 Hal Ini Saat Selancar di Jagat Maya 

Samarinda, Busam.ID – Perkembangan dan pertumbuhan pengguna media sosial (medsos) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Tidak hanya dalam jumlah pengguna, tapi juga durasi waktu berselancar. Tercatat, pengguna aktif medsos di Indonesia mencapai 77,9 persen dari total populasi penduduk Indonesia.

Hal tersebut menarik perhatian Ketua KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Kaltim Irwansyah, yang mengatakan pertumbuhan pengguna aktif media sosial di Indonesia sebesar 77,9 persen merupakan data tahun 2022.

“Tidak hanya jumlah pengguna medsos, intensitas pengguna aktif yang menggunakan medsos, semakin lebih lama intensitasnya. Bahkan, pengguna dari Indonesia yang mengakses media sosial digital melebihi semua negara di dunia,” ucapnya kepada BusamID baru-baru ini.

Irwansyah, Foto by Adit/Busam.ID

Kondisi demikian, Irwansyah mewanti-pengguna medsos bijak dalam berselancar di jagat maya. Menurut Irwansyah, ada empat pilar yang harus sangat diperhatikan para pengguna medsos. Irwansyah menekankan pengguna medsos dapat menjadikan empat pilar utama terkait literasi digital pada zaman ini, sebagai pedoman dalam berinteraksi di jagat maya.

“Ada 4 pilar yang harus diketahui masyarakat dalam berselancar di jagat maya. Pertama etika digital, budaya digital, kemampuan digital & keamanan digital. Hal tersebut perlu diperhatikan agar dapat menjadi rujukan utama setiap pengguna medsos. Didalam 4 pilar itu juga tertuang rambu-rambu dalam menggunakan medsos,” paparnya.

Ia menilai, saat ini Indonesia telah terdampak invasi media sosial sebagai new media.

Menurutnya, kemunculan new media kadang bisa kebablasan dalam memilah dan memilih sumber informasi untuk disajikan sebagai informasi yang akan disampaikan ke masyarakat.

“Munculnya new media ini, nantinya akan erat kaitannya dengan industri. Sebab, media sosial mampu menekan biaya produksi informasi,” imbuhnya.

Ia juga mewanti-wanti agar pengguna media sosial harus berhati-hati saat mengakses medsos, salah satunya dengan cara berpedoman pada 4 pilar literasi digital.

“Apapun yang kita sampaikan di medsos, pasti akan menjadi rekam jejak yang akan memenuhi ruang digital kita dan tidak hilang dengan mudah,” tutupnya.

(ADV/KPIDKALTIM/RYAN)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *