Samarinda, Busam.ID – Khawatir dengan kondisi Nurdin (65) karena sudah tiga hari Hpnya ketika dihubungi tidak aktif, Budiwiyono mendatangi kerabatnya tersebut di Jalan Sultan Sulaiman Gang Rahmad, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan Kamis (29/9/2022) pagi sekitar pukul 09.00 Wita.
Saat tiba di rumah yang ditinggali sekaligus dijaga Nurdin selama kurang lebih setahun karena pemilik rumah berada di luar kota, terlihat seluruh pintu rumah dalam keadaan terkunci.
“Nurdin ini sudah tinggal di rumah ini sekitar satu tahun karena pemiliknya sedang berada di luar kota,” kata Budi sapaan akrab Budiwiyono.
Budi kemudian curiga terjadi sesuatu pada kerabatnya yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut. Ditambah ketika mencium aroma tidak sedap dari celah pintu dan jendela.
“Saya langusng mendatangi ketua RT untuk minta petunjuk dan selanjutnya diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Sambutan,” terangnya.
Tidak berlangsung lama, Bhabinkamtibmas, ketua RT dan warga kemudian membuka paksa pintu dan terlihat jasad pria di dalam kamar dalam posisi terlentang di atas kasur yang merupakan jasad Nurdin.
Mengetahui hal itu, warga di kawasan tersebut langsung geger dan informasinya langsung diteruskan ke Polsek Samarinda Kota untuk selanjutnya diteruskan kembali ke pihak Inafis Polresta Samarinda.
Usai menerima informasi, petugas dari Polsekta Samarinda Kota dan Unit INAFIS Polresta Samarinda bersama PMI Kota Samarinda tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Usai dilakukan pemeriksaan dan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi penemuan. Jasad Nurdin selanjutnya di bawa ke RSUD AW Sjahranie dengan Unit Ambulance PMI Samarinda untuk menjalani visum.
Kapolsek Samarinda Kota, AKP Jajat Sudtajat mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.
”Untuk lebih pastinya bagaimana penyebab kematian Nurdin, kami menunggu hasil visum dokter,” tutupnya. (dic)
Editor: Redaksi BusamID












