Samarinda, Busam.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Muhammad Kurniawan menyebutkan, Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di Kaltim kini telah mencapai 100 persen di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Atas raihan tersenbut, Kaltim menempati peringkat se-Indonesia.
“Iya benar penerepan IKM di Kaltim sudah 100 persen dan menempati posisi pertama. Ini patur kita apresiasi,” ucap Kurniawan, Selasa (4/7/2023).
Ditanyakan apakah penerapan IKM yang sudah 100 persen tersebut memiliki pengaruh terhadap pendidikan di Kaltim. Dia menjawab.
“Kurikulum merdeka ini kan salah satu startegi yang dibuat Kemendikbudristek, dan termasuk dalam lima kurikulum terbaik di dunia. Kalau pengaruh, ya salah satunya mengacu pada meningkatnya minat dan bakat peserta didik,” ujarnya.
Selain itu, dijelaskannya, pada kurikulum ini peserta didik diarahkan sesuai minat bakat serta potensi mereka di akademisi masing-masing.
Disdikbud Kaltim telah berupaya untuk menjalankan komitmen dalam pelaksanaan IKM untuk semua wilayah se-Kaltim. Dia juga menyebutkan, ini memang sengaja didesain untuk lebih inovatif dan kreatif.
“Harapan saya dengan adanya Kurikulum Merdeka ini, ke depan siswa akan dapat lebih mengeksplor diri sesuai kemampuan dan potensi diri mereka. Karena memang tujuan kurikulum ini salah satunya menciptakan kebahagiaan dan menyenangkan bagi peserta didik,” tutupnya. (Adit)
Editor: M Khaidir








