Samarinda, Busam.ID – Suasana libur Lebaran Idul Fitri 1444 H yang ditetapkan pemerintah selama 7 hari kerja, tampaknya tidak disia-siakan warga Kota Samarinda untuk berkumpul dan rileks bersama keluarga, salah satunya dengan mengunjungi tempat-tempat wisata.
Seperti tempat wisata Taman Salma Sofa yang berada di Jalan Lubuk Sawah RT 17, Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang Senin (24/4/2023) siang, ramai dikunjungi warga yang ingin bersantai di kolam renang.
Keseruan terlihat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berenang di sejumlah kolam pemandian yang disediakan di tempat wisata tersebut.
Suasan alam yang menenangkan jiwa, wahana bermain air, serta menyajikan sejumlah tempat/spot bagus untuk berfoto bersama keluarga.
Seorang pengunjung asal Loa Janan, Sri Endang mengatakan, dirinya datang bersama keluarga ke tempat wisata itu hanya untuk berenang dan mencicipi berbagai menu yang disajikan.
“Saya baru kali kedua datang ke sini setelah sebelumnya sekitar tahun 2017,” terang Sri ketika diwawancarai Busam.ID.

Sri mengaku memilih lokasi tersebut untuk berlibur bersama keluarga, lantaran lokasinya yang bagus dan lebar. Menggunakan tiga unit mobil, Sri bersama keluarganya datang ke tempat wisata itu.
“Di sini agak luas juga tempatnya. Ada juga kolam renang untuk anak-anak,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh warga Jalan Wahid Hasyim 2 Sempaja, Wa Tiara yang mengatakan sudah sering mengunjungi tempat wisata tersebut.
“Saya sering kesini, selain tempatnya asik, ada wahana untuk anak-anak bermain juga pengawasan di tempat ini ketat jadi kita tidak perlu kuatir untuk membawa anak-anak berenang,” ucap Wa Tiara.
Di tempat terpisah Manager Taman Salma Sofa, Abdullah menyebut, pengunjung yang datang hari ini cukup banyak dibanding saat Lebaran kedua.
“Untuk hari ini jumlah pengunjung berkisar antara 300 sampai 500 pengunjung. Kondisi hari ini cukup ramai dibanding dengan hari kemarin pas Lebaran kedua yang agak sepi,” terang Abdullah.
Jumlah pengunjung di tahun ini ungkap Abdullah, terbilang turun kurang lebih 50 persen dibanding Lebarna pada tahun 2022.
“Masih besar yang tahun kemarin walaupun masih diterapkan PPKM karena wabah Covid 19. Begitu PPKM dicabut malah sepi pengunjung, saya juga heran,” sebut Abdullah.
Menurut Abdullah, kejadian sepi pengunjung juga terjadi di sejumlah tempat wisata lainnya.
“Saya pantau di grup whatsapp, di tempat wisata lain juga mengalami hal yang sama, sepi pengunjung,” tambahnya.
Meskipun tidak mengetahui penyebab turunnya jumlah pengunjung, Abdullah tetap optimis peningkatan pengunjung akan kembali lagi di hari-hari besar lainnya. (Zul)
Editor : Risa Busam,ID












