Rumah Kosong Ditinggal Kerja Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BusamID
Damkar saat berusaha memadamkan api di salah satu rumah yang terbakar di Jl. Karya Bakti pada Kamis (2/2/2023). Ft by Zul

Kebakaran Juga Terjadi di Jl Raudah

Samarinda, Busam.ID – Warga Samarinda Kamis (2/2/2023) sore kembali dikejutkan dengan kemunculan kobaran api dari sebuah rumah di Jalan Karya Bakti, Gang Madu Jaya RT 44, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.

Kobaran api yang muncul seketika dari atap bangunan tersebut, membuat warga sekitar panik apalagi diketahui rumah itu dalam keadaan kosong lantaran ditinggal kerja oleh pemiliknya. Warga pun langsung menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda.
Ketua RT 44, Jasmidi, mengatakan saat kejadian dirinya tengah bekerja sehingga tidak mengetahui persis asal mula munculnya api.

“Pas kejadian saya tidak tahu. Tiba-tiba saja sudah ada kebakaran dan api sudah membesar. Dilihat dari kobarannya, api terlihat muncul dari ruang belakang bangunan yang saat kejadian kosong tak berpenghuni,” terang Jasmidi.

Jasmidi menyebut, saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong lantaran ditinggal pemiliknya bekerja.

“Pemilik rumah itu sendiri berada di Ambon dalam rangka pekerjaan. Sementara anak-anaknya yang meninggali rumah itu, juga pada kerja semua,” jelasnya.

Warga sekitar sempat berusaha membantu mengeluarkan barang berharga dari dalam rumah itu. Namun sayangnya, warga kalah cepat dari api, sebagian perabotan dan barang berharga di rumah itu sudah keduluan dilalap api.

“Untuk perabotan rumah hanya sebagian yang bisa diselamatkan karena tidak bisa masuk lantaran api sudah membesar,” tambahnya.

Kordinator lapangan posko 7 Disdamkar Kota Samarinda, Dwi Purwanto dikonfirmasi media ini mengatakan, kebakaran terjadi pada bangunan permanen.

“Dalam proses pemadaman kami relatif tidak mengalami kendala juga tidak ada korban jiwa,” ucap Dwi kepada awak media.
Disdamkar sendiri mengerahkan 3 unit tangka dibantu dengan pompa portable milik relawan Kota Samarinda.

Sementara upaya penyelidikan tengah dilakukan oleh Polsek Sungai Pinang untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Dugaan awal api berasal dari korsleting listrik lantaran kondisi rumah saat kejadian dalam keadan kosong.

Kebakaran di Jalan Raudah 3 RT 12 Kamis (2/2/2023) siang diduga karena korsleting listrik. Ft. Zulkarnain

Sementara itu, kebakaran yang sama, diduga akibat korsleting juga terjadi di Jl Raudah Kamis (2/2/23) siang.

Kebakaran di Jl Raudah Teluk Lerong Ilir itu, makan korban satu rumah warga yang sehari-hari diketahui tukang servis kompor.

Kejadian di Jalan Raudah 3 nomor 43 RT 12, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu itu, tak pelak membuat warga sekitar geger dan panik ikut menyelamatkan barang berharga di rumah mereka.

Beruntung, kebakaran dapat dilokalisir hanya terjadi di rumah nomor 43 yang dihuni Bambang (55), sehingga warga lainnya yang panik dapat bernafas lega.

Babinsa Serma Sarjono dan Bhabinkamtibmas IPDA Abdul Tayib yang sedang patroli melihat kemunculan asap tersebut, segera mengarah ke lokasi.

Saat tiba di lokasi, polisi dan tentara tersebut langsung membuka pintu rolling door yang tidak terkunci dan melihat kobaran api sudah membesar.

“Saat saya lihat api sudah membesar dan menjalar di dinding rumah. Kemudian kami berdua dibantu masyarakat sekitar langsung memadamkan kobaran api dengan alat seadanya,” ucap Sarjono didampingi Abdul Tayib.

Petugas saat menunjukkan kobaran api pertama kali terlihat. Ft. Zulkarnain

Bambang (55) yang mengontrak rumah terbakar itu, kesehariannya sebagai tukang servis kompor. Saat kejadian terang Bambang, dirinya tengah berada di luar rumah.

“Saya tadi keluar mengantarkan gas, pintu memang tidak saya kunci karena hanya mengantar sebentar dan saat saya tinggal tidak ada orang di dalam” ucap Bambang.

Namun, saat sedang di luar dirinya ditelpon oleh tetangganya mengabarkan jika rumahnya terbakar.

“Saya kaget saat ditelepon kalau rumah saya terbakar sehingga langsung pulang,” kata Bambang.

Saat tiba, sejumlah warga, TNI Polri dan warga sudah ramai di depan rumahnya. Humas Disdamkar Kota Samarinda, Hery Suhendra mengatakan diduga api berasal dari korsleting listrik.

“Dinding rumah ruang servis kompor yang terbakar diduga korsleting listrik,” ucap Hery.

Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Sementara petugas Disdamkar menurunkan satu posko dan dibantu relawan kota Samarinda dalam musibah kebakaran tersebut. (Zul)

Editor: Redaksi Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *