Samarinda, Busam.ID – Satu lagi kecelekaan maut terjadi di Samarinda, tepatnya di Jalan Poros Samarinda-Anggana Kecamatan Sambutan, Minggu (6/11/2022) pagi sekitar pukul 10.00 Wita.
Ironisnya, korbannya masih berusia 4 tahun dengan kondisi luka berat di bagian kepalanya akibat terlindas truk berwarna kuning.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo melalui Kanit Laka Iptu Henny Merdikawati, kejadian bermula saat pengendara yang belum diketahui identitasnya datang dari arah Samarinda menuju Anggana.
“Sampai di lokasi yakni simpang tiga Makroman, sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu berbelok ke arah Anggana dengan berjalan pada lajur sebelah kanan atau berlawanan arah,” terang Henny kepada Busam.ID saat dikonfirmasi, Minggu (6/11/2022) malam.
Disaat bersamaan muncul sepeda motor berwarna biru yang dikendarai oleh seorang ibu dengan membawa anaknya yang masih berusia 4 tahun dari arah Anggana menuju Samarinda.
“Terjadilah benturan antara kedua sepeda motor tersebut yang menyebabkan Ibu bersama anaknya terlempar ke sisi lajur sebelah kanan,” tambahnya.
Disaat bersamaan muncul truk Mitsubsihi dari arah Jalan Penangkaran Buaya menuju arah Anggana, karena jarak yang terlalu dekat menyebabkan benturan kedua tidak dapat dihindarkan.
“Roda belakang sebelah kanan truk tersebut mengenai kepala sang anak sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri sedangkan ibunya sendiri mengalami luka pada kaki, tangan dan dalam keadaan sadar,” bebebrnya.
Mendapat informasi tersebut, relawan Destana Makroman langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke salah satu Rumah Sakit di Samarinda.
Sayangnya saat tiba di rumah sakit, sang anak dinyatakan meninggal dunia dan jasadnya dibawa ke kamar jenazah rumah sakit tersebut. (dic)
Editor: Redaksi BusamID












