Trotoar Ambruk Saat Pawai Pembangunan Berlangsung

BusamID
Lokasi trotoar ambruk itu kini sudah dipasangi police line. dicky

Samarinda, Busam.ID – Sebuah video beredar di media sosial (medsos) memperlihatkan ambruknya trotoar di Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, tepatnya tikungan di turunan kantor Balaikota, Sabtu (20/8/22) pagi.

Kabarnya, ambruknya trotoar tersebut saat pawai pembangunan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-7 tengah berlangsung. Terlihat warga berupaya mengevakuasi sejumlah penonton termasuk beberapa anak balita yang terperosok ke dalam trotoar ambruk itu.

Menurut keterangan pedagang es disekitar kejadian, awal kejadian saat iring-iringan pengendara roda empat hendak melintas di lokasi kejadian.

“Panitia pawai meminta penonton untuk naik ke trotoar semua, karena mobil hias hendak melintas,” kata Lana (27), pedagang es.

Penonton yang semula berada di pinggir jalan kemudian berpindah ke atas trotoar yang sudah dalam kondisi penuh.

“Sebelum penonton yang di pinggir jalan naik, di trotoar sendiri sudah penuh,” ucap Lana lagi.

Diduga kelebihan beban, trotoar tersebut seketika patah dibagian tengah dan ambruk. Selain orang dewasa ada juga beberapa balita yang ikut terperosok masuk.

“Saya dengar suara teriakan penonton yang berada di atas trotoar yang sudah ambruk. Yang balita itu kemungkinan saat kejadian, ibunya gendong anaknya pas ambruk dan anaknya juga ikut jatuh,” beber Lana.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada kabar korban jiwa maupun luka berat yang diderita warga yang terperosok masuk ke dalam trotoar ambruk tersebut.

“Saya lihat tadi hanya luka lecet aja tadi,” tutupnya.

Usai kejadian, lokasi ambruknya trotoar tersebut sudah terpasang garis polisi dan terlihat beberapa keramik yang terlepas dan tersusun di atas trotoar sebelahnya.

Ketika Busam.ID berupaya mengkonfirmasikannya ke Dinas terkait yakni PUPR Samarinda, tidak mendapatkan jawaban.

Telepon selularnya dalam keadaan aktif, namun tak dijawab.

Begitupula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, mereka mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut karena tidak berada di lokasi kejadian. (dic)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *